0%
logo header
Senin, 18 April 2022 13:59

Pelaku UMKM di Gowa Tumbuh Pesat Selama Masa Pandemi Covid-19

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat meninjau stand pelaku UMKM pada pameran UMKM beberapa waktu lalu. (Ist)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat meninjau stand pelaku UMKM pada pameran UMKM beberapa waktu lalu. (Ist)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Gowa mencatat jumlah pelaku usaha sepanjang pandemi Covid-19 mengalami peningkatan cukup signifikan.

Tercatat pada 2019 jumlah UMKM sebanyak 7.233 usaha yang terbagi 4.028 usaha mikro, 2.944 usaha kecil, dan 261 usaha menengah, kemudian pada 2020 melonjak signifikan menjadi 40.786 usaha yang terbagi 37.341 usaha mikro, 3.179 usaha kecil dan 266 usaha menengah.

Selanjutnya pada 2021 Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gowa mencatat sebanyak 56.490 pelaku UMKM yang terdiri dari 53.045 usaha mikro, 3.179 usaha kecil dan 266 usaha menengah. Kemudian di awal 2022 ini data terakhir tercatat 63.402 yang tercatat beroperasi secara by name by adress.

Baca Juga : Kaum Perempuan di Gowa Diajak Lawan Radikalisme dan Terorisme

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Gowa Andy Aziz Pieter mengatakan, secara bertahap pihaknya akan mendorong bagaimana pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Gowa dapat naik kelas.

Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan pelaku usaha mampu memanfaatkan sistem pemasaran produk usaha, dimana secara perlahan-lahan mampu menembus sistem pemasaran digital atau online dengan tujuan market yang lebih luas.

“Jadi nantinya kita ingin pelaku UMKM ini bisa meninggalkan pemasaran cara-cara lama atau konvensional dengan masuk ke proses digital,”
katanya kepada Republiknews.co.id, Senin (18/04/2022).

Baca Juga : Cerita Pedagang Sayur di Gowa Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan Sementara Tak Lakukan Pemukulan

Menurut dia, perlunya pelaku UMKM menembus sistem pemasaran online ini dalam rangka peningkatan mutu dan market.

Sebab, jika di era perkembangan digital seperti sekarang ini dan pelaku usaha, khususnya UMKM masih mengandalkan sistem konvensional atau tradisional tanpa melakukan terobosan dan inovasi maka perkembangan usahanya dipastikan tidak dapat berkembang dengan maksimal.

“Hal ini juga sejatinya membutuhkan dukungan dan sinergitas dari beberapa instantsi terkait. Termasuk pula lembaga-lembaga yang memiliki program yang sama, begitupun keterlibatan perbankan dalam memberikan kemudahan mengakses kredit usaha,” terangnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Raih Penghargaan Penyelesaian Tindak Lanjut Pemeriksaan Inspektorat

Beberapa langkah awal yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam mewujudkan target tersebut. Diantaranya, melalui kebijakan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang mendorong agar bagaimana produk-produk pelaku UMKM dapat dimasukkan kedalam E-Katalog pengadaan barang dan jasa, melakukan peningkatan pada skala produksi usaha melalui bimbingan teknis maupun sosialisasi.

Selain itu menggandeng sejumlah pihak-pihak terkait dalam rangka membantu peningkatakan kualitas produk, hingga perluasan pemasaran seperti yang dituangkan pada perjanjian kerjasama antara Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa dengan PT Gojek Indonesia.

Upaya dalam membantu peningkatan pelaku UMKM ini bukan hanya difokuskan pada pelaku usaha di wilayah dataran rendah, tetapi juga menyasar para pelaku-pelaku UMKM di dataran tinggi.

Baca Juga : Pemkab Gowa Ramaikan HUT ke-77 Kemerdekaan RI Dengan Lomba Senam Antar SKPD

“Kita juga telah menggandeng PT Telkom untuk memberikan pelatihan bisnis kepada para pelaku UMKM kita, seperti teknik pemasaran online,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, pihaknya secara bertahap melakukan upaya-upaya preventif dalam mendorong peningkatan pelaku usaha UMKM.

Tak hanya berfokus pada peningkatan kualitas produk dan kemasan para pelaku UMKM, tetapi juga memfokuskan pada tahapan pemasaran dengan memanfaatkan layanan perkembangan teknologi digitalisasi.

Baca Juga : Pemkab Gowa Ramaikan HUT ke-77 Kemerdekaan RI Dengan Lomba Senam Antar SKPD

“Saat ini sistem pemasaran digital harus sudah bisa kita manfaatkan agar tidak ketinggalan zaman. Apalagi di tengah perkembangan masyarakat saat ini yang semuanya ingin mudah dan cepat, sistem pemasaran digital pun menjadi solusi,” kata Adnan.

Penulis : Chaerani
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646