REPUBLIKNEWS.CO.ID, PINRANG – Memasuki akhir tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Bagian Humas dan Protokol bekerjasama dengan salah satu stasiun radio swasta kembali menggelar Talkshow bincang-bincang Bumi Lasinrang di Ruang Pusat Informasi dan Pengaduan, Kamis (06/12/2018).
Talkshow ini mengangkat tema “Pemberdayaan Perempuan” dengan menghadirkan beberapa narasumber diantaranya, Bupati Pinrang, Aslam Patonangi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pinrang Andi Dewiyani Aslam, Ketua Dharma Wanita Pinrang, Persit Kartika Candra Kirana, Bhayangkari dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah yang berkaitan dengan Pemberdayaan Perempuan.
Dalam pesan pembukanya, Bupati Pinrang kembali mengingatkan esensi dari penyelenggaraan talkshow, dimana kegiatan ini diharapkan mampu memberikan masukan bagi Pemerintah Kabupaten dalam mengambil kebijakan bagi masyarakatnya.
Berbicara mengenai pemberdayaan perempuan, Bupati Aslam Patonangi mengungkapkan, Pemkab sudah sejak dulu memberikan fokus perhatian dalam Pengarusutamaan Gender (PUG).
“Struktur demografi kependudukan yang memperlihatkan jumlah populasi masyarakat yang berjenis kelamin perempuan lebih banyak dibanding dengan laki laki, yang sudah sejak dulu menjadi perhatian dalam berbagai program pengarusutamaan gender,” ungkapnya.
Lanjut Aslam, hal tersebut merupakan sebuah potensi yang perlu dikembangkan, dan harus terealisasi untuk mensejahterahkan masyarakat utamanya pada pemberdayaan perempuan.
“Bagaimana berbagai program pemberdayaan perempuan ini mampu terialisasi sehingga mampu mensejahterakan masyarakat dari sektor pemberdayaan perempuan,” tegasnya.
Sementara itu, ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pinrang, Andi Dewiyani Aslam mengungkapkan, peran PKK merupakan faktor utama yang menjadi pendorong dalam pemberdayaan perempuan.
“Selama ini, peran PKK dalam mendorong pemberdayaan perempuan merupakan faktor utama,” tandasnya.
Dewiyani melanjutkan, sejauh ini PKK telah terlibat dalam beberapa program yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dapat membuka pikiran para perempuan, utamanya ibu rumah tangga.
“PKK melibatkan dirinya di beberapa program yang dilakukan oleh OPD, dimana program-program ini merupakan program yang dapat menambah kreatifitas dan dapat membuka pikiran para perempuan terutama Ibu Rumah untuk meningkatkan perannya dalam pembangunan minimal untuk mensejahterakan keluarganya,” tutupnya.
(Syaiful)
