0%
logo header
Kamis, 20 Januari 2022 09:51

Pemkab Gowa Bersama Kemendikbud Siap Galakkan Program Sekolah Penggerak

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa akan berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI dalam mendorong kualitas pendidikan melalui program Sekolah Penggerak.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, pihaknya belum lama ini telah merancang program Merdeka Belajar sejak akhir 2021 lalu. Sehingga dengan adanya program Sekolah Penggerak maka sangat tepat untuk diintegrasikan dengan program yang dirancang pemerintah daerah sebelumnya.

“Apalagi kan program Sekolah Penggerak ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar dari Kemendikbud sehingga bisa kita integrasikan,” katanya, Rabu (19/01/2022) kemarin.

Baca Juga : Bupati Gowa Harap Alat-alat Kesehatan di RSUD Syekh Yusuf Lengkap

Dengan begitu, maka Adnan berharap Kabupaten Gowa bisa menjadi percontohan dari realisasi program tersebut.

“Kami sebenarnya sudah merancang hal itu sejak empat bulan lalu dan jika program ini berjalan dengan baik kita ingin Bapak Mendikbud yang langsung datang meresmikan,” harapnya.

Sementara, Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Selatan, Kemendikbud Abdul Halim Muharram menjelaskan, program Sekolah Penggerak merupakan suatu bentuk pelayanan pendidikan secara maksimal kepada masyarakat dengan memfokuskan pada suatu proses pembinaan. Di mana sistemnya adalah menerapkan pola kekinian berdasarkan pembelajaran panjang dengan memberlakukan beberapa kebijakan.

Baca Juga : ASN Pemkab Gowa Diminta Siap Hadapi Era Digitalisasi

“Jika dulu ada istilah sekolah rujukan, unggulan, RSBI dimana semuanya memiliki indikator yang berbeda maka kebijakan pak menteri menghadirkan program Sekolah Penggerak ini, sehingga istilah-istilah lain itu dengan sendirinya ditiadakan,” jelasnya.

Lanjutnya, pola tersebut kemudian dijadikan sebagai basis pelayanan yang merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat melalui satuan pendidikan.

Abdul Halim mengaku, program tersebut harus dipahami betul oleh pemerintah daerah sehingga ada dukungan, pendampingan, yang kemudian nantinya akan lakukan kerjasama sebagai bentuk dukungan dari pemerintah daerah.

Baca Juga : Adnan Harap Program Orari Sulsel Bersinergi Dengan Pemerintah

“Jadi nanti konsep penunjukan sekolah penggerak ditentukan oleh kemampuan kompetensi kepala sekolah. Seleksinya dilakukan tim pusat dan seluruh level. Begitu nanti sudah di SK kan selain sekolah itu mendapatkan BOS reguler dengan sendirinya akan mendapatkan BOS kinerja,” tambahnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646