Republiknews.co.id

Pemkab Gowa Gandeng BIN Sulsel Fasilitasi Vaksinasi Siswa SMA

Salah satu siswa SMA saat menjalin vaksinasi di SMA 9 Gowa. (Rhy)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Badan Intelijen Negara (BIN) Sulawesi Selatan memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi bagi kelompok pelajar khususnya di tingkat sekolah menengah atas (SMA).

Dimana dalam pelaksanaannya tersebar di tiga titik antara lain di SMA 9 Gowa di Kecamatan Pallangga, SMA 14 Gowa di Kecamatan Somba Opu dan SMA 2 Limbung, di Kecamatan Bajeng.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, vaksinasi massal bagi kelompok pelajar ini merupakan kerjasama antara Pemkab Gowa dan BIN Sulsel ini. Hal ini dilakukan agar seluruh kelompok pelajar dapat segera di vaksin, baik pada tingkat SMP maupun SMA.

“Sekali lagi vaksinasi pelajar ini dilakukan terus untuk bisa menyasar seluruh pelajar yang ada di Kabupaten Gowa untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka yang akan kita lakukan nantinya,” katanya di sela-sela meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal Pelajar di SMA 9 Gowa, Senin (13/09/2021).

Menurutnya, sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka dibuka terlebih dahulu seluruh siswa termasuk gurunya harus telah melakukan vaksinasi. Langkah ini dilakukan sebab pihaknya tidak ingin mengambil resiko.

“Karena di beberapa daerah yang melaksanakan tatap muka begitu didapatkan satu orang positif langsung dilakukan penutupan kembali. Makanya sebelum di buka kita ingin siswa-siswi kita sudah terbentuk dulu anti bodinya baru kita lakukan pembelajaran tatap muka,” terangnya.

Sementara, Kepala BIN Sulsel Brigjen Dwi Surjadmodjo mengungkapkan, saat ini pihaknya menyiapkan sekitar 5.500 dosis vaksin untuk diberikan kepada pelajar dan masyarakat secara door to door.

“Mudah-mudahan ini bisa kita laksanakan dengan tertib dan lancar. Vaksinasi ini akan kita lakukan hingga Desember 2021 mendatang,” ujarnya.

Ia menyebutkan, untuk pelaksanaan vaksinasi yang difasilitasi BIN dilakukan tiga kali dalam seminggu. Di mana setiap harinya menyiapkan 5.000 dosis atau sekitar 15 ribu perminggunya.

“Sasaran vaksinasi yang kita lakukan baik kepada kelompok pelajar maupun masyarakat umum itu sekitar 60 ribu selama satu bulan,” sebutnya.

Dirinya mengaku, untuk daerah-daerah yang menjadi titik vaksinasi tentunya dengan melihat banyaknya jumlah penduduk suatu daerah. Khusus di Sulsel ada tiga daerah yang dinilai memiliki jumlah penduduk paling banyak, antara lain Kabupaten Maros, Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

Ditempat yang sama Siswi SMA 22 Gowa Nurlaily Syam mengaku tidak merasakan efek apa-apa usia menjalani suntikan vaksin Covid-19 jenis Sinovac ini.

“Ini dosis pertama. Saya ikut vaksin karena mau merasakan sekolah tatap muka. Persiapan tidak adaji, cuman minum vitamin dan tidur yang cukup,” singkat siswi kelas11 Mipa itu. (Rhy)

Exit mobile version