Republiknews.co.id

Pemkab Gowa Komitmen Libatkan Anak-anak pada Rencana Pembangunan Daerah

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat membuka Musrenbang anak dengan tema “Anak Gowa Sehat Unggul, Untuk Gowa Lebih Baik” secara virtual, Kamis (10/3/2022). (Foto: Humas Pemkab Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa terus melibatkan keterlibatan anak-anak dalam mendorong rancangan pembangunan daerah.

Setiap tahunnya pemerintah daerah melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak yang tahun ini mengangkat dengan tema “Anak Gowa Sehat Unggul, Untuk Gowa Lebih Baik”.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, musrenbang anak ini merupakan bentuk komitmen pemerintahan dalam melaksanakan pembangunan untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Termasuk pada arah kebijakan peningkatan kualitas anak melalui pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Pemberian ruang aspirasi bagi anak dalam tahapan perencanaan pembangunan daerah merupakan sebuah terobosan pemerintah daerah yang harus terus dipertahankan. Sebab partisipasi anak adalah salah satu hak dasar anak yang harus dipenuhi,” katanya saat membuka musrembang anak melalui virtual, Kamis (10/03/2022).

Olehnya dalam RPJMD Pemkab Gowa 2022-2026 adalah meningkatkan perlindungan dan pemenuhan hak anak dengan strategi pengarusutamaan hak-hak anak. Baik pada akses, partisipasi, manfaat, maupun kontrol dalam proses pembangunan.

Ia menyampaikan, salah satu strategi perwujudan Indonesia Layak Anak yaitu sistem perlindungan anak yang responsif terhadap keragaman dan karakteristik anak.

“Tentu menjadi cita-cita dan harapan besar semua anak di Kabupaten Gowa mendapatkan layanan yang baik serta mendapatkan layanan pengaduan, kesehatan, rehabilitasi sosial, bantuan hukum, sampai pada layanan terintegrasi,” harap Adnan.

Adnan menerangkan, terdapat lima klaster pemenuhan hak-hak anak yaitu, hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif,  kesehatan dan kesejahteraan sosial, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya, serta perlindungan khusus dan kelembagaan.

Melalui hal ini Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia telah memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Gowa sebagai Kabupaten Layak Anak yang ketiga kalinya didapatkan secara berturut-turut.

Sementara, Kepala Bappeda Kabupaten Gowa Taufik Mursad mengatakan, musrenbang anak ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan tahunan yang ditujukan untuk menjamin agar anak dapat mempergunakan haknya dalam menyampaikan pendapat sesuai dengan usia dan tingkat kecerdasannya.

Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk menyelaraskan arah dan sasaran pembangunan daerah kabupaten dengan suara aspirasi anak di Kabupaten Gowa secara proporsional.

“Tahun lalu terdapat 18 usulan kebijakan yang merupakan rangkuman usulan dari beberapa klaster hak anak. Walaupun terjadi refocusing anggaran, usulan tersebut tetap dapat terakomodir di beberapa SKPD pada anggaran 2022,” tutupnya. (*)

Exit mobile version