REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa berhasil masuk dalam tahapan penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tahap verifikasi lapangan yang dilakukan Tim Verifikasi Nasional KLA.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gowa telah menetapkan beberapa kebijakan terkait dengan pencapaian Kabupaten Layak Anak. Dimana menetapkan kebijakan yang sasarannya meningkatkan peran anak dalam pembangunan daerah.
Strategi yang dilakukan dalam meningkatkan akselerasi pembangunan adalah mengutamakan pengaruh hak-hak anak. Baik akses partisipasi manfaat maupun kontrol dalam proses pembangunan.
“Strategi ini kita sudah lakukan dengan cara melibatkan semua pihak dalam perencanaan pembangunan yang ada seperti pada musrenbang anak. Tujuannya sebagai wadah mengakomodir hak-hak anak dalam pembangunan berkelanjutan,” katanya di sela-sela dalam proses verifikasi, kemarin.
Adnan menjelaskan, berdasarkan hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gowa saat ini sebanyak 65 persen penduduk Indonesia, Sulawesi Selatan dan Kabupaten Gowa itu sudah diisi oleh Kaum Milenial, Generasi Z dan Pos GenZ.
“Makanya kami melibatkan semuanya untuk bisa menyampaikan perencanaan pembangunannya, termasuk musrenbang anak kita lakukan untuk mereka bisa memberikan saran dan masukan agar arah kebijakannya tepat sasaran,” tuturnya.
Lanjut Adnan, arah kebijakan yang dilakukan adalah percepatan peningkatan kesetaraan gender, dan peranan perempuan dalam pembangunan peningkatan peran pemuda dalam berwirausaha serta penguatan Lembaga Penyedia Layanan Kualitas Hidup Anak.
Sementara, Tim Verifikasi Nasional KLA Nanang Abdul Chanan mengaku, paparan Gugus Tugas KLA Kabupaten Gowa sudah cukup baik dalam proses verifikasi lapangan tersebut.
“Saya pikir Kabupaten Gowa sudah cukup baik selama proses verifikasi lapangan, beberapa dokumen pendukung yang dipaparkan pun cukup baik, tersisa beberapa hal saja yang nantinya ditambahkan,” ujar Nanang.
Lanjutnya, meskipun kerjasama pemerintah kabupaten dengan media terkait penyebarluasan informasi terkait Kabupaten Layak Anak sudah bagus, namun harus lebih gencar lagi dilakukan.
“Selanjutnya adalah bagaimana informasi-informasi terkait Kabupaten Layak Anak gencar dilakukan, kemudian harus ada sebenarnya pusat informasi sahabat anak. Jadi disitu semua informasi baik informasi apapun itu, harus tercantum disitu,” tutur Nanang.
Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Gowa Kawaidah Alham menuturkan, sejumlah kekurangan yang disampaikan oleh Tim Verifikasi Nasional akan kemudian ditindaklanjuti sesegera mungkin.
“Itu akan kami lengkapi tinggal data kesepakatan kerjasama antara OPD yang satu dan OPD lainnya. Kemudian dari segi inovasi kita banyak, tetapi dalam penginputan dokumen kemarin ada beberapa yang tidak disertakan seperti TOR belum masuk, kemudian judul. Karena kalau kita kasih masuk semua, kapasitas dari aplikasi itu tidak mampu,” terangnya.
Dengan adanya Verifikasi Lapangan KLA ini diharapkan mampu menaikkan status Kabupaten Gowa dari KLA tingkat Pratama menjadi tingkat yang lebih baik.
“Harapan kami semoga apa yang kuta perbuat selama ini bisa menaikkan status Kabupaten Gowa layak anak dari pratama menjadi tingkat yang lebih baik lagi,” terangnya.
