Republiknews.co.id

Pemkab Wakatobi Usulkan Rehabilitasi 12 Talud, Tebing Sungai dan Jembatan ke Pemerintah Pusat

Plt Kepala BPBD Kabupaten Wakatobi, La Yijo S.Pd. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, WAKATOBI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, mengusulkan rehabilitasi 12 talud, Tebing Sungai dan Jembatan ke Pemerintah Pusat. Puluhan talud-talud tersebut diusulkan lewat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Wakatobi, La Yijo mengungkapkan, pengusulan rehabilitasi dan rekonstruksi 12 talud, tebing sungai dan jembatan yang tersebar dihampir semua Kecamatan di Wakatobi tersebut dilakukan di tahun 2023 ini.

Ada talud pengaman Pantai Kelurahan Waetuno, talud pengaman Pantai Desa Patuno, talud pemecah gelombang (break water) Waha Raya, dan Talud pengaman jalan Pantai Desa Kapota Utara di Pulau Wangi-wangi.

“Kalau di Pulau Tomia, kami usulkan talud pengaman Kelurahan Bahari, talud pengaman Desa Tiroau, talud pengaman Desa Lamanggau, talud pengaman Kelurahan Onemay dan talud Pengaman Kelurahan Waha,” rinci La Yijo di Ruang kerjanya.

Selanjutnya kata dia, pihaknya juga mengusulkan perbaikan talud Sungai Tetapa Melanga di Pulau Kaledupa. Dan talud Dermaga Fery Desa Makoro serta Talud Desa Makoro di Binongko.

Masih usulan yang sama, BPBD Wakatobi juga mengusulkan pembangunan Jembatan Kelurahan Palahidu dan Jembatan Desa Palahidu Barat di Pulau Binongko.

Termasuk pembangunan tebing pengaman sungai Desa Kalimas dan pembangunan tebing sungai Desa ollo Selatan di Pulau Kaledupa.

La Yijo mengaku, pihaknya sudah turun memantau langsung kondisi 17 infrastruktur penunjang pembangunan Wakatobi ini. “Memang sudah rusak berat. Sebenarnya sejak dua tahun terakhir dari tahun 2021-2022 kemarin, talud-talud ini sudah layak mendapat sentuhan dari APBN,” terangnya.

“Karena kalau menggunakan APBD Wakatobi maka itu tidak akan maksimal,” sambungnya.

Ia berharap pusat dapat merealisasikan usulan yang disampaikan pihaknya. Apalagi Wakatobi yang statusnya sebagai daerah Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN) sudah selayaknya mendapat dukungan dari pusat.

“Selain masalah kelestarian lingkungan kita di Wakatobi sebagai salah satu daerah pariwisata nasional, talud, jembatan dan tebing sungai juga sangat berkaitan dengan keamanan dan keselamatan masyarakat kita,” tutupnya. (*)

Exit mobile version