REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pendiri Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Leadership Center Ary Ginanjar Agustian menilai program keagamaan yang digagas Pemerintah Kabupaten Gowa saat ini bisa menjadi role model untuk diterapkan sejumlah daerah di Indonesia.
Bahkan dirinya sangat memuji program keagamaan Pemkab Gowa ini karena dianggap telah menjadi terobosan yang sangat luar biasa. Salah satunya pada program Mahasantri yang digagas dalam rangka mencetak sumber daya manusia yang cerdas secara intelektual dan spiritual.
“Program Mahasantri ini adalah salah satu terobosan untuk membangun masa depan yang cerdas, bukan hanya intelektual tetapi juga membanguan emosional spiritual. Intelektualnya mereka jadi sarjana, spiritualnya mereka dibekali hapalan atau ilmu Alquran,” katanya di sela-sela kunjungannya dengan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di Rumah Jabatan Bupati Gowa, kemarin.
Olehnya itu, dirinya berharap program ini bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah yang ada di Sulawesi Selatan bahkan di Indonesia. Apalagi menurutnya dalam sejarah nilai-nilai spiritulitas Islam berkembang di Kabupaten Gowa.
“Mudah-mudahan ini menjadi role model untuk seluruh daerah di Sulawesi dan Indonesia. Jadi kami bangga melihat itu, kami dukung. Kita juga berharap ASN berakhlak bermula dari Kabupaten Gowa,” terangnya.
Lanjutnya, kedatangannya mengunjungi Bupati Gowa selain untuk bersilaturahmi juga untuk bernostalgia. Apalagi, ia memgaku dirinya pernah diangkat menjadi warga Gowa oleh Bupati Gowa sebelumnya yakni, Alm Ichsan Yasin Limpo.
“Kunjungan hari ini saya bertemu Pak Bupati yang merupakan Putra Almarhum Bapak Ichsan Yasin Limpo. Kita doakan Pak Bupati sehat, panjang umur bisa terus memajukan bangsa dan negara melalui tanah kerajaan yang pernah punya sejarah kebanggaan Indonesia,” tambahnya.
Sementara, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dalam pertemuan itu mengatakan, sejumlah program digagas Pemerintah Kabupaten Gowa dalam membentuk karakter Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan baik. Salah satunya melalui program sebagai upaya pembentukan karakter dengan nilai-nilai spiritual.
“Kita di Kabupaten Gowa ada program Pencerahan Qalbu Jum’at Ibadah dan ada program yang baru kita launching yaitu program Mahasantri bekerjasama dengan UIN Alauddin Makassar,” kata Adnan.
Orang nomor satu di Gowa ini menjelaskan, program keagamaan ini dicanangkan tujuannya selain mendorong peningkatan kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan intelektual (IQ), juga untuk membangun SDM yang unggul dan memiliki karakter kecerdasaan spiritual.
“Program keagamaan ini sebagai upaya kita dalam mewujudkan SDM yang unggul dan tentunya berlandaskan iman dan takwa,” ungkapnya.
