0%
logo header
Jumat, 20 Mei 2022 12:29

Pimpin Upacara Harkitnas, Ini yang Disampaikan Bupati Jeneponto

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, saat memberikan arahan pada Upacara Harkitnas di Halaman kantor Bupati, Jumat (20/05/2022). (Istimewa)
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, saat memberikan arahan pada Upacara Harkitnas di Halaman kantor Bupati, Jumat (20/05/2022). (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JENEPONTO —
Sekadar untuk diketahui bahwa Sejarah Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tak bisa lepas dari organisasi Budi Oetomo yang didirikan Dr. Sutomo. Pada tanggal 20 Mei 1948, Presiden Pertama Indonesia Sukarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia.

Pada masa itu, banyak ancaman perpecahan antargolongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda.

Semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa.

Baca Juga : Pemilu 2024, Bawaslu Jeneponto Mulai Persiapkan Pengawasan Pemutakhiran Data

Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah pergerakan kemerdekaan. Organisasi ini didirikan oleh Dr. Sutomo beserta para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) pada tahun 1908.

Boedi Oetomo lahir untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari bangsa-bangsa lain. Organisasi inilah yang menyatukan pergerakan di Indonesia dari yang bersifat kedaerahan menjadi nasional dengan tujuan akhir kemerdekaan.

Tujuan didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam kongres pertamanya ialah untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat dengan fokus pergerakan di bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan.

Baca Juga : PAN Jeneponto Usul 8 Calon Presiden 2024, Berikut Nama-namanya

Boedi Oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia.

Lahirnya Boedi Oetomo mempelopori organisasi pergerakan di masa selanjutnya seperti Indische Partij, Perhimpunan Indonesia, dan Muhammadiyah.

Hari ini tepat 20 mei 2022 dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kabupaten jeneponto berkesempatan menjadi pelaksana upacara pada momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-144 tahun ini dengan mengusung tema “Ayo Bangkit Bersama”.

Baca Juga : Hadiri Rakerda PAN Jeneponto, Bupati Iksan Iskandar Harap Bersinergi Dengan Pemda

Tema ini dipilih agar Harkitnas dapat menjadi momentum bagi bangsa untuk bersama-sama mengobarkan semangat bangkit dari pandemi Covid-19 yang telah lebih dari 2 tahun menyerang, Selain itu tujuan peringatan 114 Tahun Kebangkitan Nasional Tahun 2022.

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar saat membacakan pidato seragam menjelaskan untuk terus memelihara, menumbuhkan dan menguatkan semangat gotong-rotong sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan, serta mempercepat pulihnya bangsa dari pandemi Covid- 19

“Pada masanya, Dr Sutomo beserta para pelajar STOVIA mendirikan perhimpunan Budi Utomo untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dari bangsa-bangsa lain, hari ini Kita harus mendukung pemerintah Indonesia agar mampu beradaptasi dengan cepat dan melewati masa-masa krisis,”Jelas Iksan Iskandar.

Baca Juga : Polisi Didesak Ungkap Kasus Pembakaran Mobil Anggota DPRD Jeneponto

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-114 dihalaman kantor bupati, Jumat (20/05/2022).

Turut hadir Kapolres Jeneponto Yudha Kesit Dwijayanto, Dandim 1425 Jeneponto Gustiawan Ferdianto, Ketua Pengadilan, Perwakilan Kejakasaan Negeri, Sekda Jeneponto Arifin Nur, Pejabat Fungsional Utama H. Syafruddin Nurdin dan Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator lingkup pemerintah kabupaten Jeneponto. (*)

Penulis : Andi Nurul Gaffar
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646