Republiknews.co.id

Puluhan Korban Banjir di Pallangga Gowa Dievakuasi hingga Dirikan Dapur Umum

Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf Malaganni, ikut mngevakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Pallangga, Selasa (07/12/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Sejumlah korban banjir di sejumlah titik di Kecamatan Pallangga berhasil dievakuasi oleh Tim Penanganan Banjir Kabupaten Gowa.

Tim tersebut terdiri dari Tim Tanggap Bencana (Tagana), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup serta Palang Merah Indonesia (PMI) Gowa.

Banjir yang diperkirakan setinggi satu meter ini diakibatkan intensitas hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Gowa sejak Minggu pagi hingga Selasa (05-07/12) hari ini.

Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima di lapangan sekitar 92 korban banjir berhasil di evakuasi. Masing-masing di Desa Pallangga sebanyak 27 orang, Desa Panakkukang sebanyak 15 orang, dan Desa Taeng sebanyak 50 orang yang dievakuasi.

“Banjir ini akibat sungai yang meluap karena intensitas hujan yang terus menerus. Memang dari tahun ke tahun ada yang banjir. Tapi ini yang paling tinggi karena sudah mencapai 1 meter,” terang saat meninjau lokasi banjir di Dusun Bontorea, Desa Pallangga, Kecamatan Pallangga, Selasa (07/12/2021)

Ia mengungkapkan, selain melakukan evakuasi, pemerintah daerah juga telah membuat dapur umum untuk masyarakat yang terdampak banjir di beberapa titik yang telah ditentukan, seperti masjid dan tempat yang lebih tinggi.

“Mudah-mudahan kita berdoa hari ini hujan tidak turun lagi, sehingga bisa surut air. Kita juga berharap agar masyarakat semua dapat mengungsi ke tempat yang aman dan jangan panik serta tetap waspada dengan hujan deras susulan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, selain di Pallangga, banjir juga terjadi di Kecamatan Pattallassang dan Bontomarannu. Hanya saja telah ditangani secara langsung oleh Pemkab Gowa.

Sementara, Camat Pallangga Taufik M. Akib mengatakan, selain di Dusun Bontorea ini ada beberapa titik yang juga terendam banjir. Seperti di Desa Taeng, di Desa Bontoala, Desa Panakukang, Desa Bunga Ejayya, dan Kelurahan Mangalli.

“Selain membantu evakuasi, sebelumnya kami juga telah melakukan edukasi melalui para Kepala Desa dan Lurah untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar berhati – hati dan waspada terhadap bahaya banjir,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan juga telah menginstruksikan kepada SKPD terkait serta Camat agar membangun posko siaga bencana. Mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.

Usai meninjau lokasi banjir di Dusun Bontorea, Desa Pallangga, Kecamatan Pallangga, Wakil Bupati Gowa bersama Kapolres Gowa juga meninjau lokasi banjir di Sailong, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattalassang. (Rhy)

Exit mobile version