REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Sebanyak 79 siswa-siswi dari tingkat sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Gowa menampilkan Tarian Kolosal Indonesia Maju dalam perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke-79 Tahun.
Berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, para siswa-siswi SMP ini tampil dengan penuh semangat dan energik. Tarian yang dibawakannya melambangkan Indonesia sebagai negeri yang ajaib dengan pesona beragam kebudayaan. Dimana tergambarkan mulai dari permainan daerah, tari daerah, pakaian adat, hingga lagu daerah.
“Puluhan siswa-siswi yang tampil ini dari SMP Negeri 4 Kabupaten Gowa yang merupakan binaan kami,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Taufik Mursad, kemarin.
Jumlah yang dilibatkan sebagai 79 orang ini tentunya menggambarkan usia Kemerdekaan RI tahun ini.
“Jadi ada beberapa tema yang diangkat dalam tarian ini yang kemudian dirangkum dalam satu penampilan yang luar biasa dari anak-anak kita,” ujarnya.
Sebelumnya, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan memaknai tema peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini sebagai upaya dalam mendorong keberlanjutan pembangunan sebagai bagian kunci kemajuan daerah. Tema yang diambil pada tahun ini merupakan seruan untuk membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan. Salah satunya melalui keberlanjutan pembangunan.
“Salah satu arti tema ini yakni Ibu Kota Baru, Transisi Kepemimpinan Presiden Baru, dan Indonesia Maju. Jadi kalau kita lihat dari tiga tema ini sudah berkesesuaian dengan momentum yang akan kita hadapi beberapa bulan kedepan,” katanya.
Lanjut Adnan, salah satunya pada pagelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 pada 27 November 2024 mendatang. Sebab, dalam Pilkada ini memang yang dibutuhkan adalah keberlanjutan pembangunan.
“Mudah-mudahan melalui momentum kemerdekaan ini kita semua yang akan menjadi calon baik bupati, walikota maupun gubernur itu betul-betul mampu merumuskan visi dan misi dalam keberlanjutan pembangunan,” terangnya.
Apalagi di 2025 telah disusun Rencana Jangka Panjang Pembangunan (RJPP) di 2025-2045, yang diharapkan bagaimana kepala daerah dalam menyusun visi misi mampu memperhatikan RPJP yang ada. Sehingga terjadi singkronisasi antara pembangunan di pusat, provinsi maupun kabupaten.
“Karena itu kita berharap kedepan keberlanjutan pembangunan demi mendukung IKN itulah yang menjadi prioritas utama dalam momentum Kemerdekaan RI,” harap Adnan.
