Rapat Paripurna DPRD Soppeng, Bupati Andi Kaswadi Serahkan 3 Ranperda

  • Bagikan
Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak, menyerahkan Draft Ranperda kepada Ketua DPRD Syahruddin M Adam untuk dibahas menjadi Perda, Selasa (16/11/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Soppeng dalam agenda penjelasan Bupati Soppeng dan penyerahan Rancangan Perda Tentang Perlindungan Pendidik, Tenaga Kependidikan dan Peserta Didik, Ranperda tentang Pengelolaan Sampah dan Ranperda Tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik, berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Soppeng, Selasa (16/11/2021).

Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Soppeng Syahruddin M Adam.

Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak dalam sambutannya menjelaskan bahwa Ranperda Perlindungan Pendidik, Tenaga Pendidik dan Peserta Didik yaitu satuan Pendidikan  yang menjalankan Kegiatan Pendidikan, selain bertujuan memberikan Ilmu Pengetahuan Dalam Rangka menciptakan peserta didik yang memiliki Kompetensi dalam Bidang Ilmu Pengetahuan juga memiliki tanggungjawab dalam pembentukan peserta didik yang memiliki karakter yang baik.

Lanjutnya mengurai bahwa satuan Pendidikan merupakan salah satu pranata sosial yang menghimpun kepentingan serta individu-individu sehingga menjadi satu komunitas khusus yang memiliki Keunikan dan Karakter tersendiri. Selain lingkungan Keluarga, dunia Pendidikan tidak jarang dianggap sebagai salah satu lingkungan masyarakat yang ideal untuk penyelenggaraan proses karakter pribadi seseorang dan satuan Pendidikan sebagai salah satu lingkungan yang dapat membentuk karakter.

Sambungnya bahwa akan terjadi dalam perakteknya, terkadang dijumpai pelaksanaan tugas dan tanggungjawab Pendidik, tenaga Kependidikan dan peserta Didik yang berjalan tidak sesuai harapan, bahkan terdapat fakta bahwa dimana Pendidik, tenaga Kependidikan dan peserta Didik mengalami tindak Kekerasan, Ancaman, perlakuan Diskriminatif, Intimidasi atau perlakuan tidak Adil.

Sementara, Ranperda tentang pengelolaan Sampah disebutkan bahwa rancangan Peraturan Daerah ini yang berisi 22 BAB, 67 Pasal berperan penting guna melindungi Kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan, menekan terjadinya kecelakaan dan bencana yang terkait dengan pengelolaan sampah Rumah tangga, sampah sejenis sampah rumah tangga dan sampah spesifik serta untuk mendukung Pembangunan Ekonomi yang berkelanjutan.

Sedangkan, Ranperda tentang pengelolaan Air Limbah Domestik disampaikan bahwa Lingkungan hidup perlu diupayakan dan dilindungi dari kemungkin terjadinya pencemaran dan unsur pencemaran dapat berasal dari berbagai sumber Penvemar, salah satunya adalah air limbah domestik yang berasal dari usaha dan/atau kegiatan  pemukiman, Rumah makan, Perkantoran, Perniagaan, Lembaga pendidikan dan tempat lainnya sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undangan.

Pengaturan sistem Pengelolaan Air  Limbah Domestik dalam 17 BAB, 76 Pasal dalam Rancangan Peraturan daerah ini diharapkan dapat mewujudkan lingkungan yang sehat, masyarakat dan dunia usaha yang produktif serta peran serta masyarakat dalam melestarikan lingkungan hidup melalui pengelolaan air limbah domestik yang berdayaguna dan berhasil guna.

“Kami berharap bahwa rancangan Peraturan Daerah yang diajukan ini bilamana masih dijumpai kekurang sempurnaannya, kiranya dapat lebih disempurnakan dan diagendakan untuk dibahas pada tahap-tahap selanjutnya sesuai dengan tata tertib DPRD,” tutup Andi Kaswadi. (Yusuf)

  • Bagikan