Republiknews.co.id

Ratusan Mahasiswa Makassar Tagih Janji Nurdin Abdullah Soal Skorsing di UNM

Aksi Demonstrasi Mahasiswa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (18/12/2018).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Ratusan Mahasiswa Makassar yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) dan Lembaga Kemahasiswaan (LK) se-Universitas Negeri Makassar (UNM) melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jl. Urip Sumohardjo, Makassar, Selasa (18/12/2018).

Maksud mahasiswa tersebut menagih perkataan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) yang telah berjanji untuk menyelesaikan kasus skorsing yang menimpa enam mahasiswa Fakultas Ekonomi UNM.

Jendral Lapangan Aksi, Ari Tolstoy mengatakan, dalam kunjungan Tim MATA KITA Program CATATAN NAJWA di UNM, (25/8/2018) lalu, NA telah mengeluarkan statement untuk mempertemukan mahasiswa dengan pihak Rektorat untuk menyelesaikan persoalan skorsing.

“Pernyataan NA itu sudah hampir 4 bulan yang lalu dan sampai sekarang belum ada langkah mediasi yang dilakukan,” ujarnya.

Presiden Badan Eeksekutif Mahasiswa (BEM) UNM ini menuturkan, persoalan skorsing ini sudah berlarut-larut belum juga terselesaikan. Pihak Rektorat UNM betul-betul menutup ruang demokrasi dalam kampus.

“Makanya kami meminta kepada pihak pemerintah dalam hal ini Pak Gubernur untuk turun langsung menyelesaikan masalah ini karena birokrasi UNM sudah tidak waras lagi,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, kalupun dialog kita bersama NA tdak menuai hasil, dalam waktu dekat akan terbangun gerakan nasional.

“Kasus skorsing ini sudah menjadi konsumsi nasional. Kami pun sudah membangun komunikasi dengan beberapa organisasi mahasiswa di Jawa untuk melakukan gerakan solidaritas karena mereka punya akases ke Pemerintah Pusat,” ungkapnya. (rls)

Exit mobile version