REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUKAR — Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi masyarakat di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Tahun ini, pemerintah daerah kembali menggelar Safari Ramadan, sebuah agenda tahunan yang bertujuan mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai elemen, termasuk perusahaan, UMKM, dan komunitas lokal, guna memastikan Ramadan di Muara Jawa menjadi lebih bermakna.
Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli mengatakan Safari Ramadan tahun ini mencakup kunjungan ke masjid-masjid di setiap kelurahan, dimulai dari Kelurahan Muara Kembang serta kelurahan lainnya dengan pola selang satu hari.
Meskipun Muara Jawa memiliki delapan kelurahan, agenda Safari Ramadan mencakup sembilan hingga sepuluh kunjungan, termasuk ke RT yang berada di pulau dan tingkat kecamatan.
Dalam setiap kunjungan, selain kegiatan ibadah dan dialog dengan warga, pemerintah juga memberikan cenderamata kepada masjid-masjid yang disinggahi.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil seperti pulau, merasa diperhatikan dan tetap menjadi bagian dari kebersamaan ini,” ucapnya, Minggu (09/03/2025).
Selain kegiatan keagamaan, Ramadan di Muara Jawa juga dimeriahkan dengan festival masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Salah satu kegiatan utama adalah acara di Lapangan Sudirman, yang melibatkan berbagai pihak, terutama UMKM dan pemuda setempat.
Acara ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan dan memperkenalkan produk mereka, sementara pemuda turut berkontribusi dalam persiapan dan pelaksanaan acara.
“Kami ingin menggerakkan ekonomi lokal, terutama di bulan Ramadan, di mana kebutuhan masyarakat meningkat dan banyak peluang usaha muncul,” ujarnya.
Sebagai kecamatan dengan masyarakat yang beragam secara agama dan budaya, Muara Jawa selalu menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial.
Pemerintah berharap bahwa Ramadan kali ini dapat semakin mempererat hubungan antarwarga dan menjaga keamanan di lingkungan sekitar.
“Kami ingin memastikan bahwa Muara Jawa tetap kondusif, masyarakatnya aman, dan tetap rukun, tidak hanya di antara sesama Muslim tetapi juga dengan warga dari latar belakang lain. Ramadan ini harus menjadi berkah bagi kita semua,” tutupnya.
Dengan berbagai agenda yang telah dirancang, Safari Ramadan di Muara Jawa tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan ibadah, tetapi juga wadah untuk memperkuat solidaritas sosial, mendukung ekonomi lokal, serta memperkokoh persatuan di tengah keberagaman masyarakatnya.
