0%
logo header
Selasa, 11 Januari 2022 08:20

Satgas Nemangkawi di Papua Akan Berakhir, Berganti Menjadi Operasi Damai Cartenz 2022

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Satgas Operasi Nemangkawi yang biasa melakukan penindakan hukum terhadap anggota teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua diakhiri.

Satgas Nemangkawi diganti dengan Operasi Damai Cartenz 2022.

“Iya benar, Satgas Nemangkawi (berganti nama) menjadi Damai Cartenz,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, saat dikonfirmasi, Senin (10/01/2022).

Baca Juga : Polri Siapkan Upaya Mitigasi Cegah Penyebaran PMK Hewan Ternak

Dedi menuturkan operasi Damai Cartenz akan berlangsung hingga 6 bulan ke depan.

“Nanti Operasi Nemangkawi ini berakhir, dan namanya diganti jadi Operasi Damai Cartenz 2022,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Senin (10/01/2022).

Ramadhan mengatakan masa operasi Satgas Nemangkawi berakhir pada 25 Januari 2022. Jumlah personel Operasi Damai Cartenz masih dibahas.

Baca Juga : Polri Pastikan Arus Balik Dari Kalikangkung Hingga Cikampek Ramai Lancar

“(Satgas Nemangkawi berakhir) 25 Januari. Nah rencana pelibatan personel masih digodok jumlahnya,” ucapnya.

Adapun Operasi Damai Cartenz ini mengedepankan tiga fungsi. Fungsi yang dimaksud merupakan fungsi intelijen, fungsi bimas, dan fungsi Humas.

Ramadhan menegaskan penindakan hukum masih dilakukan dalam Operasi Damai Cartenz oleh satgas gakkum. Hanya, penindakan hukum tidak dikedepankan.

Baca Juga : Polri Siapkan Layanan Call Centre Untuk Amankan Arus Balik Lebaran

“Cara bertindak yang dikedepankan dalam Operasi Damai cartenz ini persuasif dan preemtif. Dengan kedepankan fungsi intelijen, fungsi binmas, dan fungsi humas dengan didukung fungsi lain.

Fungsi preventif sabhara dan gakkum. Jadi gakkum itu sebagai fungsi pendukung,” imbuh Ramadhan.

Ramadhan juga pernah meyampaikan bahwa Satgas Nemangkawi akan melakukan cara bertindak dan pendekatan baru yang berbeda. Ramadhan menyebut pendekatan baru ini akan mengedepankan aspek kesejahteraan agar tidak ada lagi korban kekerasan.

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646