Republiknews.co.id

Sebelum Pembukaan Sekolah Tatap Muka, Seluruh Guru di Gowa Harus Divaksin

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mulai melakukan aktivitas sekolah tatap muka pada Juli 2021 mendatang.

Hanya saja pihaknya mensyaratkan salah satu item yang harus dipenuhi jika pembelajaran secara langsung diterapkan adalah melakukan vaksinasi kepada seluruh guru yang ada.

“Kalau kita sudah vaksin semua gurunya barulah boleh, bisa kita buka. Makanya setelah melakukan vaksinasi kepada imam dan marbot masjid, kita juga akan vaksin seluruh guru. Vaksinasi ini agar semuanya mendapatkan perlindungan yang sama,” ungkap Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Kamis (25/03/2021).

Menurut Adnan, selain itu hal lainnya yang akan menjadi perhatian sebelum pemberlakuan pembukaan sekolah tatap muka yakni dengan melihat persiapan dan kondisi masing-masing sekolah. Misalnya, meskipun persiapan sekolah tatap muka telah dipenuhi, tetapi seluruh gurunya belum melakukan vaksinasi, maka pihaknya akan menyarankan dan akan mengajukan  ke pemerintah pusat untuk tidak dulu membuka sekolah.

“Jadi kita akan sesuasaikan dengan kondisi yang ada di daerah kita,” ujarnya.

Ia menyebutkan, dalam pelaksanaan sekolah tatap muka ada beberapa regulasi yang nantinya akan diatur. Mulai dari bagaimana proses belajar-mengajar di sekolah, di antaranya kesiapan seluruh sekolah menerpakan protokol kesehatan.

Persiapan sekolah terlebih dahulu harus matang, seperti tempat mencuci tangan, alat pengukur suhu tubuh dan yang paling penting seluruh siswa, guru, kepala sekolah atau warga wajib memakai masker ketika memasuki area sekolah dan selama mengikuti proses belajar mengajar.

“Termasuk mengatur jarak antar siswa selama proses pembelajaran berlangsung,” tutup Bupati Adnan. (Rhany)

Exit mobile version