REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar terus memperluas edukasi dan literasi keuangan ke masyarakat dengan menggelar 1.896 kegiatan sepanjang periode Januari hingga Desember 2025.
Program edukasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan OJK Sulsel dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah.
Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin mengatakan, ribuan kegiatan edukasi dan literasi keuangan yang berhasil dilaksanakan. Antara lain, sosialisasi langsung, training of trainers, talkshow radio, hingga publikasi iklan layanan masyarakat.
“Seluruh kegiatan ini kami rancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat, serta memperluas akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan,” ujarnya, dalam keterangan resminya, kemarin.
Muchlasin menjelaskan, kegiatan edukasi yang digelar OJK Sulselbar sepanjang 2025 telah menjangkau 1.834.035 peserta yang tersebar di 30 kabupaten dan kota di Provinsi Sulselbar. Peserta berasal dari berbagai segmen masyarakat, termasuk masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perempuan, petani dan nelayan, penyandang disabilitas, hingga tenaga kerja dari berbagai sektor.
Menurut Muchlasin, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kebutuhan yang besar terhadap edukasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki pemahaman yang memadai agar mampu mengelola keuangan dengan bijak, serta memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara aman dan sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Ia menegaskan, kegiatan edukasi tersebut merupakan wujud konkret komitmen OJK dalam mendorong terciptanya masyarakat yang cerdas finansial.
“Kita berharap dengan peningkatan literasi dan inklusi keuangan dapat memperkuat usaha masyarakat, khususnya UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di Sulselbar,” ujarnya.
