REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUKAR – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pengembangan potensi kewirausahaan pemuda, salah satunya melalui sektor kopi. Salah satu program yang tengah dipersiapkan menyasar peserta didik di SMK Negeri 2 Kecamatan Sebulu, yang memiliki jurusan perkopian.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardhana, menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 50 peserta didik yang diperkirakan akan lulus dalam dua tahun ke depan. Oleh karena itu, pihaknya mulai menyusun program yang mendukung pengembangan keterampilan dan kewirausahaan di bidang kopi.
“Kami sedang mempersiapkan kegiatan ini, dan insya Allah tahun depan akan kami laksanakan. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Derry, pada Jumat (02/05/2025).
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ekosistem terintegrasi yang menghubungkan proses dari hulu hingga hilir dalam industri kopi.
Menurutnya, peran Dispora Kukar sangat penting untuk memberikan ruang dan dukungan terhadap pengembangan kompetensi pemuda di sektor ini. Program yang disiapkan diharapkan tak hanya menjadi pelatihan teknis, tetapi juga membuka peluang usaha dan jejaring kerja.
“Teman-teman yang masuk kategori pemuda ini nantinya akan menjadi fokus kami dalam pengembangan ke depan,” lanjut Derry.
Sementara itu, untuk kelompok usia di atas kategori pemuda, Derry menyebutkan bahwa pengembangan akan melibatkan lintas OPD.
“Kami akan bersinergi dengan Dinas Koperasi, Dinas Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif untuk membantu mereka dalam mengembangkan diri atau memperoleh kompetensi di bidang perkopian ini,” jelasnya.
Dirinya menegaskan bahwa kolaborasi antarinstansi merupakan kunci keberhasilan program ini. Hal ini juga sesuai dengan arahan Bupati Kutai Kartanegara agar setiap OPD terus membangun kerja sama lintas sektor demi mendukung pelaku ekonomi kreatif lokal, termasuk para pelaku dan calon wirausahawan kopi.
“Secara keseluruhan, dinas harus berkolaborasi dalam program ini untuk memfasilitasi teman-teman yang terlibat dalam industri kopi,” tutup Derry.
