REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — SMA Negeri 10 Makassar membentuk organisasi ekstrakurikuler Smapoel Jurnalistik And Fotografi (SJF).
Organisasi tersebut resmi dilantik pada, Senin (11/11/2019) kemarin. Organisasi ini, dibuat sebagai wadah bagi siswa/siswi SMA 10 Makassar yang tertarik serta untuk menyalurkan bakatnya pada dunia Fotografi ataupun Jurnalistik.
Pembina SJF, Jupriadi, saat dihubungi REPUBLIKNEWS.CO.ID, Selasa (12/11/2019) mengungkapkan, pihaknya membentuk SJF ini karena melihat perkembangan teknologi dimana setiap orang bisa menjadi jurnalis dalam setiap moment yang terjadi di lapangan.
“Kita bisa melihat perkembangan teknologi khususnya di sosial media, kita sebagai masyarakat disuguhkan berbagai bentuk informasi yang begitu cepat. Nah wadah ini akan mengajarkan kepada adik-adik siswa SMA 10 Makassar bagaimana meramu sebuah kejadian ataupun kegiatan dengan data yang lengkap dan layak untuk jadikan informasi untuk disajikan kepada masyatakat,” ujar Daeng Joe, sapaan akrab Jupriadi.
Tidak hanya dalam bentuk data tulisan, di wadah ini juga teman teman siswa akan diajarkan bagaimana cara mengambil gambar dengan sudut pandang yang menarik untuk menghasilkan gambar yang baik.
“Kita juga mengajarkan bagaimana menghasilkan gambar yang baik untuk dikonsumsi masyarakat dan menarik,” ucapnya.
Kepala SMA Negeri 10 Makassar, Drs.Hj Husaefah H, M.Si, yang hadir membuka kegiatan tersebut dalam sambutannya mengatakan bahwa SMA 10 berhasil membentuk ekstrakurikuler SJF, dan ini sangat diperlukan untuk memperkenalkan SMA Negeri 10 ke masyarakat dan disinilah anak-anak dilatih untuk menjadi jurnalis dan fotografer yang profesional.
“Selamat atas terbentuknya SJF, ini menjadi wadah yang sangat baik untuk anak-anak siswa kita,” tuturnya.
Dalam pelantikan ini juga hadir direktur Universitas Terbuka Drs. Hasanuddin M.Si dan Ridjal Jamal (conten creator). (La Saddam)
