REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Pasar adalah sebagai tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa.
Namun dengan adanya bangunan pasar, tentu tetap mempertahankan suasana pasar melalui cara merubah prilaku penjual maupun pembeli yakni mengelompokkan lokasi penjual sehingga lebih tertata, sistem pengolahan limbah dan sampah serta penambahan fasilitas yang mendukung pasar sehingga mampu mewujudkan suasana bersih, nyaman, teratur dan aman bagi pengunjung yang berbelanja.
Lain halnya yang terjadidi Pasar Rakyat Tajuncu, Kecamatan Donri-Donri Soppeng, Fasilitas Bangunan pasar yang sangat membutuhkan ketegasan sehingga fasilitas bangunan dapat difungsikan sesuai peruntukannya.
Salah satu penjual ayam potong yang tidak ingin namanya disebutkan, saat ditemui republiknews.co.id pada Sabtu (03/04/2021) di Pasar Rakyat Tajuncu, menilai bahwa kurang tegasnya pengelola pasar.
“Pedagang tidak ada yang mau masuk ke dalam Pasar karena Pembeli tidak ada yang mau masuk ke dalam (Pasar) untuk berbelanja,” singkatnya.
“Tapi seandainya petugas pasar tegas mungkin dia (Pedagang) masuk (ke dalam pasar),” katanya lagi.
Sementara, Kadis Koperindag dan UKM Kabupaten Soppeng Andi Makkaraka, saaat dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan bahwa los pasar tersebut sudah dilakukan uji coba namun penjual beralasan bahwa pembeli tidak mau masuk sehingga penjual kembali ketempat semula.
” Sudah di uji coba, Minggu depan akan dipertegas lagi dengan melibatkan Satpol PP,”ucap Andi Makkaraka.
“Minggu depan akan diberlakukan juga satu arah supaya para kendaraan tidak terparkir sembarangan di sekeliling pasar,” tutupnya. (Yusuf)
