0%
logo header
Kamis, 03 Februari 2022 09:57

Tiga Kapolres di Wilayah Polda Jateng Diganti

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi. (Istimewa)
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SEMARANG – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi merotasi tiga Kapolres di Jawa Tengah.

Ketiga kapolres tersebut di antaranya Kapolres Karanganyar, Kapolres Boyolali dan Kapolres Magelang Kota.

Pergantian jabatan tersebut ditandai dengan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar dengan penerapan protokol kesehatan di Ruang Kerja Kapolda, Rabu (2/2/2022).

Baca Juga : Gowes Presisi Nusantara Tempuh Jarak 508 Km Kurang Dari 24 Jam, Pecahkan Rekor MURI

Dalam siaran pers yang diterima, AKBP Muchammad Syafi Maula yang semula menjabat sebagai Kapolres Karanganyar digantikan AKBP Danang Kuswoyo yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Intelkam Polrestabes Semarang.

Selanjutnya jabatan Kapolres Boyolali yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Morry Ermond diserah terimakan pada mantan Kapolres Magelang Kota AKBP Asep Mauludin.

Sementara Kapolres Magelang Kota diisi oleh AKBP Yolanda Evalyn Sebayang yang sebelumnya menduduki posisi Pengembang Teknologi Informasi Tk II Bid TIK Polda Jateng.

Baca Juga : Polda Jateng Terjunkan Tim Selidiki Kebakaran 45 Kapal di Wijayapura Cilacap, Kerugian Ditaksir Rp 130 Miliar

Dalam arahannya saat memimpin upacara sertijab, Kapolda Jateng mengucapkan terimakasih pada para pejabat lama yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Ahmad Luthfi juga memberi selamat kepada para pejabat baru. Menurutnya, jabatan merupakan suatu amanah yang harus dipertanggungjawabkan baik secara pribadi maupun kedinasan.

“Tanggung jawab (wilayah masing-masing) ada di pundak kalian oleh karena itu segala (kebijakan) disesuaikan dengan rakerda wilayah. Prinsip, protokol kesehatan nomor satu,” ujar Ahmad Luthfi mengingatkan para pejabat baru.

Baca Juga : Polda Jateng Optimalkan Kring Serse Untuk Bantu Masyarakat

Kapolda juga meminta agar para pejabat baru segera menginventarisir hal- hal yang berpotensi menimbulkan konflik-konflik komunal dan horizontal sehingga meminimalisir kemungkinan terjadinya konflik tersebut di wilayahnya.

Kedepannya Polri akan menjadi tulang punggung harkamtibmas di wilayah. Sehingga harus bisa meminimalisir motif- motif yang berkembang di masyarakat yang menjurus politis sehingga bisa mengancam persatuan dan kesatuan masyarakat.

“Saya yakin dan percaya, kalian bisa mengemban tugas, tanggung jawab dan amanah yang nantinya akan dipertanggung jawabkan secara dinas, maupun secara pribadi dihadapan Tuhan YME,” tutup Kapolda di akhir amanah.

Penulis : Wahyu Widodo
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646