REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONE — Lagi, satu Mahasiswa Pencinta Alam STKIP Muhammadiyah Bone, dikabarkan meninggal saat menjalani perawatan intensif di Rumah sakit Umum Daerah Tenriawaru Bone.
Kabar tersebut di benarkan humas rumah sakit umum daerah Tenriawaru Bone saat di hubungi melalui via selulernya, Selasa (11/09/2018) malam.
“Iya benar, korban meninggal ini namanya Safrijal, luka yang dialami dari hasil pemeriksaan dokter, terdapat luka kaki kanan patah, tulang belakang patah serta luka dibagian mukanya. Korban sudah diserahkan ke pihak keluarga,” ungkap Ramli.
Sebelumnya, tiga mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pencinta Alam STKIP Muhammadiyah Bone, dikabarkan jatuh dari tower yang tingginya kurang lebih 30 meter akibatnya satu orang meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit.
Mahasiswa yang meninggal saat perjalanan ke rumah sakit itu yakni Muhammad Akbar warga Kelurahan Pappolo Kecamatan Awangpone,
Rahmatu Nair warga Kelurahan Poewali Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Sementara satu orang rekannya yang bernama, Rahmatu Nair masih dalam kondisi kritis dan rencana akan dirujuk ke rumah sakit di kota Makassar.
(Ana)