Republiknews.co.id

Tujuh Warga Sinjai Jadi Korban Gigitan Anjing Gila, DPKH Akan Lakukan Peracunan

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SINJAI — Tujuh warga kelurahan Lappa, kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, menjadi korban akibat gigitan anjing liar.

Olehnya itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sinjai akan melakukan peracunan.

Kepala DPKH Kabupaten Sinjai, Aminuddin, mengatakan tenaga kesehatan hewan sejak kemarin, Selasa (18/08/2020) telah turun ke Lapangan menelusuri keberadaan anjing liar tersebut dan rencana akan melakukan peracunan.

“Kita akan melakukan peracunan, tidak bisa lagi dibiarkan, jangan sampai ada korban dan untuk warga yang sudah digigit telah mendapatkan suntikan VAR dari puskesmas,” ucapnya, Rabu (19/08/2020).

Ditambahkannya, walaupun anjing yang menggigit belum tentu rabies, karena anjing liar maka dipersamakan dengan penderita Rabies untuk itu DPKH Sinjai meminta bantuan ke DPKH Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kami sudah minta bantuan dari pihak Provinsi, mungkin ada sisa-sisa racunnya dan kita sudah imbau masyarakat melalui lurah agar sampah tidak dibuang sembarangan, tapi di tempat yang sudah ditentukan,” harapnya.

Selain itu, pihaknya masih berusaha mencari alternatif sistem peracunan anjing karena kalau dengan penembakan memiliki risikonya yang cukup besar.

“Jadi peracunan dilakukan ditempat sampah tertentu yang banyak anjing berkerumun dan biasanya dilakukan di malam hari jam 11 keatas, racun dan bangkai langsung diambil seketika itu,” kuncinya. (Anto)

Exit mobile version