REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, pada tanggal 20 hingga 22 Agustus 2020 mendatang, menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia (KIMLI) 2020.
Perhelatan ilmiah kebahasaan tersebut memilih tema “Bahasa Nusantara Perajut Multikulturalisme Bangsa”.
Ketua Panitia KIMLI 2020, Dr. Ikhwan M.Said, M.Hum, Kamis (16/01/2020) kemarin menggelar rapat perdana bagi membahas persiapan penyelenggaraan kegiatan kebahasaan internasional tersebut.
Makalah-makalah yang akan dimuat dalam prosiding berbentuk abstrak sudah diumumkan 6 Januari setelah batas pengumpulan abstrak sejak 30 November 2019. Pengumpulan makalah untuk dimuat dalam prosiding KIMLI 2020 dilaksanakan 20 Februari 2020.
Kegiatan ini mencakup subtema: tipologi bahasa, linguistik korpus, linguistik komputasional, linguistik lanskap, linguistik forensik, linguistik teori dan terapan, antropologi linguistik, etnolinguistik, bahasa dan politik, serta bahasa dan budaya.
Terdapat tujuh pembicara kunci dalam kegiatan ini, yakni: Prof.Dr.Gufran Ali Ibrahim M.S. (Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan), Prof.Dr.Abdul Hakim Yassi, Dipl.Tesol, M.A. (Unhas), Prof.Dr.H.Muhammad Darwis, M.S. (Unhas), Prof.James T.Collins (Universiti Kebangsaan Malaysia), Dr.Antonio Soriente (University of Naples ‘L’Orientale’ Piazza San Domenico Maggiore Napoli – Italy) Dr. Aone von Engelenhoven (Leiden University Center for Linguistics) dan Dr.Karl Anderbeck (Language Survey Specialist, SIL Asia Area, 2008–).
Para peserta selain mengikuti penyajian makalah, juga akan ditawari mengikuti wisata kota antara lain ke Bantimurung Maros, Istana Balla Lompoa, Makam Sultan Hasanuddin, Makam Pangeran Diponegoro, dan Benteng Fort Rotterdam.
“Seluruh kegiatan konferensi dipusatkan di Aula Prof.Mattulada Fakultas Ilmu Budaya Unhas Kampus Tamalanrea,” sebut Ikhwan dalam brosur yang diedarkan. (M. Dahlan Abubalar)
