Republiknews.co.id

Unjuk Rasa di Kantor Dinas Perhubungan Gowa Terkait Pungli di Jembatan Timbang Berlangsung Ricuh

Unjuk Rasa Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Indonesi (gerakmisi) di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa berlansung ricuh dengan aparat Kepolisian, Rabu (13/04/2022). (Foto: Al-Ghifari/Warga Kabupaten Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Gerakan Rakyat dan Mahasiswa Indonesia (GERAK MISI) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa, Rabu (13/04/2022) kemarin.

Aksi tersebut berlangsung ricuh, dimana mahasiswa dan aparat terlibat aksi saling dorong saat puluhan mahasiswa mencoba menahan mobil truk untuk dijadikan panggung orasi, namun dihalangi petugas kepolisian lantaran dinilai akan menimbulkan kemacetan.

Beruntung keributan tidak berlansung lama, saat keduanya menurunkan tensi masing-masing.

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut agar oknum petugas Dinas Perhubungan yang diduga melakukan pungutan liar terhadap para supir truk segera ditindaki karena melakukan pungutan secara terstruktur.

Fahim, Jendral Lapangan Aksi Unjuk Rasa mengungkap jika sejumlah oknum Petugas Dinas Perhubungan di Penimbangan Wilayah Kecamatan Pallangga, telah melakukan pungutan liar.

Dimana, mobil Turk yang seharusnya ditimbang saat melintas justru tidak ditimbang, malahan melakukan negosiasi atau meminta sejumlah bayaran agar bisa diloloskan tanpa melalui proses penimbangan terlebih dahulu.

“Hasil investigasi kami, menemukan adanya pungutan terhadap petugas Dishub yang bertugas di timbangan wilayah Kecamatan Pallangga. Mereka meminta bayaran lalu diloloskan tanpa melalui proses penimbangan terlebih dahulu,” ungkap Fahim.

Tidak hanya itu, Fahim juga membeberkan sejumlah titik yang diinvestigasinya melakukan pungutan liar.

“kesimpulannya, Ada beberapa titik lokasi yang menjadi tempat pungutan liar di wilayah Kabupaten Gowa, ini harus ditindaki oleh kadis perhubungan Kabupaten Gowa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa, Firdaus, yang dikonfirmasi via WhatsApp mengungkap jika berdasarkan laporan dari petugas, bahwa yang disoroti pendemo adalah pungli yg terjadi di Jembatan Timbang.

“Jika Berdasarkan laporan dari anggota saya, bahwa yang disoroti pendemo adalah pungli yg terjadi di jembatan timbang, sementara Jembatan Timbang bukan kewenangan Dishub Gowa tapi kewenangan Kementerian Perhubungan,” jelas Firdaus. (*)

Exit mobile version