REPUBLIKNEWS.CO.ID, SAMARINDA — Media sosial dihebohkan dengan video CCTV dua tetangga di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) terlibat cekcok lantaran permasalahan lahan parkir mobil. Video itu pun viral setelah salah satu orang yang bersangkutan mengunggah permasalahan itu di media sosial.
Dalam video yang berdurasi 5.35 menit itu di awali seorang IRT yang menyinggung adanya laporan keberatan atas mobil yang selalu diparkir di depan rumahnya kepada RT setempat.
“Pak kalau anu gak usah lapor-lapor RT gak papa, saya disini aja, kamu orang baru disini, sombong banget padahal ngontrak aja,” ucap IRT pemilik mobil yang memarkirkan mobilnya di depan rumah.
Celoteh itu pun akhirnya mendapatkan respon dari tetangganya yang kebetulan berada di depan pintu. Hingga cekcok panjang terjadi.
Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, Ipda Bambang Suheri membenarkan kejadian tersebut. Menurut Bambang kejadian perselisihan itu akibat jalan keluar masuk menuju rumah IRT inisal AL terhalang mobil yang diparkir tetangganya insial MM tepat di depan rumah.
“Iya benar ada insiden perselisihan antara para tetangga. Jadi setiap AL ini mau masuk atau keluarkan mobilnya terhalang dengan mobil milik MM yang di parkiran di pinggir jalan yang sempit,” ucap Bambang, Rabu (08/06/2022).
Peristiwa itu terjadi di Perumahan Bengkuring Sawi 7, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, pada Senin (06/06). Usai viral, pihak aparat kepolisian beserta RT setempat kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian guna menyelesaikan permasalahan antara tetangga itu.
“Setelah viral diambil langkah persuasif dengan babinkamtibmas setempat dan di hadirkan, pihak kelurahan, ketua RT 29 pak Dadang. Dari mediasi itu, mereka saling susah berdamai, memaafkan dan memaklumi, kedepannya pihak yang menaruh mobil di jalan depan rumah akan memarkirkan mobilnya di lapangan kosong di dekat rumah,” ungkapnya.
Diketahui AL merupakan pendatang baru yang mengontrak rumah di wilayah perumahan Bengkuring. Setiap kelaur atau pun memasukkan kendaraannya di dalam garasi, ia selalu memanggil MM untuk menggeser mobil yang di taruh di depan rumah.
“Disitu sebenarnya jalan buntu, jadi hanya satu jalur, yang mana jalan itu digunakan untuk parkir mobil, dan itu menurut tetangganya sangat terganggu, hingga akhirnya tetangga itu melapor ke pihak RT,” pungkasnya.
