REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG — Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Zainuddin, menilai program yang digagas Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng merupakan program mulia.
Program mulia lewat Sutasoma di Soppeng mampu menuntaskan seluruh permasalahan Petani.
“Program Sutasoma ini harus dituntaskan untuk memberikan perlindungan kepada petani,” ungkap Zainuddin saat diwawancarai usai acara peresmian Green House dan Lounching Program Sutasoma di Desa Pising Kecamatan Donri-Donri, Rabu (28/12/2021) kemarin.
Disebutkan bahwa Program Sutasoma dimulai di Soppeng sehingga dengan adanya inovasi tersebut diharapkan daerah lain dapat melihatnya bahwa ada cara baru untuk melindungi Petani dan BPJS Ketenagakerjaan benar-benar hadir untuk Petani.
“Kita lihat tadi ada ahli waris Petani yang meninggal dan itu dapat santunan sebesar 42 juta rupiah sehingga sangat berarti bagi mereka,” kata Zainuddin.
“Kalau petani (alam) itu ada anak maka 2 anaknya ditanggung biaya pendidikannya hingga Perguruan Tinggi dan memastikan anaknya menjadi Sarjana, ini program mulia,” katanya lagi.
Disampaikan bahwa saat ini program Sutasoma di Soppeng sudah terdaftar 3000 orang petani dan tahun depan target Pemkab 20.000 orang.
“Jadi ini mau dituntaskan perlindungan petani di Soppeng,” sutupnya. (Yusuf)
