REPUBLIKNEWS.CO.ID, TAKALAR — Belum tertangkapnya para pelaku begal yang mengambil barang dan melukai karyawati di salah satu minimarket di Kabupaten Takalar beberapa pekan lalu, kini muncul kasus pencurian dan pembobolan warung makan yang kian meresahkan Warga kelurahan Pattallassang.
Kasus pencurian dan pembobolan rumah makan ini, bukan cuma sekali, namun sudah beberapa kali terjadi dan korbannya pun ada beberapa orang di Lokasi Kelurahan yang sama.
Salah satu korban mengaku jika Warung makan miliknya dibobol maling. Selain mengambil tabung gas Elpiji 3 kilogram, pelaku juga mengambil panci yang berisi Daging jualan.
“Benar pak, warung saya dibobol maling, gas elpiji berukuran 3 kilogram dan panci berisi daging jualan digondol pelaku,” ungkap Fathir saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Sabtu (25/12/2021).
Fathir memperkirakan, jika pencurian dan pembobolan warung makan miliknya terjadi sekitar dini hari tadi.
“Sepertinya pelaku beraksi sekitar dini hari,” kata Fathir.
Lanjut Fathir, Aksi pencurian dan pembobolan warung makan miliknya, bukan kali pertama terjadi, sebelumnya warung makan miliknya itu juga di bobol, 2 tabung gas Elpiji berukuran 3 Kilogram miliknya juga hilang.
“Ini sudah kali kedua warung makan kami di bobol maling, dulu pelaku mengambil 2 tabung gas,” tuturnya.
Selain rumah makan miliknya, Kata Fathir, aksi pencurian juga terjadi di beberapa rumah warga di kelurahan Pattallassang, hingga membuat warga resah.
Tutup Fathir, ia berharap para pelaku segera tertangkap, dan juga Pemerintah bisa memasangi lampu jalan di beberapa titik lokasi yang dianggap rawan tindak kejahatan karena lokasi tersebut gelap gulita, termasuk di Jalan samping Kantor Lurah Pattallassang.
