REPUBLIKNEWS.CO.ID, TAKALAR — Puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Takalar menggelar aksi unjuk rasa di Depan Mapolres Takalar, Jumat (26/11/2021).
Aksi unjuk rasa ini digelar terkait Pengeroyokan 3 orang kader HMI yang terjadi pada Rabu lalu di Lapangan Makkatang Sibali Alun-alun Kota Takalar.
Selain membawa spanduk, Mahasiswa juga menyandera Mobil Box dan menjadikannya sebagai Panggung Orasi.
Para Mahasiswa ini bergantian menyuarakan keadilan dan meminta agar pihak Kepolisian menangkap para pelaku pengeroyokan tiga orang kader HMI.
Ketua HMI Cabang Takalar, Nurcholish M Datu menegaskan, agar Polres Takalar segera menangkap para pelaku yang mengeroyok tiga orang Kader HMI termasuk Sekum HMI Cabang Takalar.
“Kami meminta agar Polisi segera menangkap para pelaku dan dalang dari pengeroyokan 3 orang kader HMI, termasuk Pengeroyokan Sekum HMI Cabang Takalar,” ungkap Nurcholish, saat ditemui di Lokasi unjukrasa.
Nurcholish juga menegaskan, jika dalam kurung waktu 3×24 jam Polres Takalar tidak bisa menyelesaikan kasus pemukulan 3 orang kader HMI tersebut, maka seluruh kader Himpunan Mahasiswa Islam se Sulawesi Selatan akan menggeruduk Kapolda Sulsel untuk mengambil alih kasus tersebut.
“Kami mengultimatum kepada Polres Takalar, jika dalam kurung waktu 3×24 jam Polres Takalar tidak bisa menyelesaikan kasus pemukulan 3 orang kader HMI, maka seluruh kader Himpunan Mahasiswa Islam Se-Sulawesi Selatan akan menggeruduk Kapolda Sulsel dan meminta untuk mengambil alih kasus tersebut,” tegasnya.
Dalam aksi ini tak satupun pihak kepolisian yang menemui para Mahasiswa, hingga terpaksa mahasiswa membubarkan diri.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Takalar AKP Hardjoko yang dikonfirmasi terkait Pemeriksaan Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Takalar yang dijadwalkan Jum’at (26/11) hari ini, justru tidak memberikan jawaban yang jelas.
“Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh, masih ada kegiatan saya di Polda,” ungkap AKP Hardjoko melalui pesan singkat WhatsApp.
“Sebentar selesai giat (di Polda) saya kembali Takalar untuk tindaklanjuti kasus tersebut pak,” tambahnya.
Sebelumnya, Pengeroyokan 3 orang kader HMI di Takalar, terjadi pada Rabu sore (24/11) sekitar pukul 13:30 wita di Alun-alun Lapangan Kota Takalar
Penyerangan sekelompok massa yang diduga dibawa oleh ketua Apdesi Takalar, mengakibatkan 3 orang Kader HMI mengalami luka karena dikeroyok oleh massa yang jumlahnya hampir seratusan orang itu.
Akibatnya 3 orang aktivis itu mengalami luka ringan di beberapa bagia tubuhnya. (Al-Ghifari)
