REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Pemerintah Kabupaten Gowa akan kembali melelang 10 jabatan Eselon II untuk menjabat pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang masih kosong atau dijabat pelaksana tugas (Plt).
“Kemarin kita melantik pejabat eselon II dari dinas A ke dinas B sehingga dari mutasi jabatan itu masih ada beberapa jabatan yang lowong dan kosong sehingga saya akan ajukan untuk dilelang,” kata Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat diwawancarai, Minggu (03/07/2022) kemarin.
Ia mengungkapkan, hasil pelantikan pejabat yang dilakukan pada Kamis (30/06) kemarin itu telah dilaporkan ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Bakan Kepegawaian Negara (BKN). Kemudian dari situ pihaknya akan mengusulkan kembali untuk melakukan lelang jabatan.
Baca Juga : Dukung Komitmen Presiden RI Hapus Kemiskinan Ekstrem, Bupati Gowa: Searah Kebijakan Daerah
“Jabatan yang kosong ini karena memang pejabatnya ada yang pensiun, ada mengundurkan diri dan ada memang sudah berpindah ke tempat lain diluar dari lingkup pemerintah Kabupaten Gowa sehingga itulah yang harus dilelang,” ujarnya.
Ia mencontohkan, misalnya pada jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dimutasi ke Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura sehingga jabatannya kosong. Kemudian pada jabatan Kepala Dinas UMKM dan Koperasi dimutasi ke Inspektorat Gowa.
Selain itu beberapa SKPD juga masih dijabat penjabat pelaksana tugas. Seperti, Bapeda, Dinas Kesehatan, RSUD Syekh Yusuf, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan BKPSDM.
Baca Juga : Nasabah PNM Mekaar di Gowa Dibekali Literasi dan Digitalisasi Keuangan
“Kalau namanya pergeseran dari jabatan A ke jabatan B itu hanya mutasi jabatan saja. Tetapi kalau ada yang kita ingin promosi itu harus dilelang. Makanya akan kita lelang 10 jabatan ini,” ujarnya.
Menurutnya, lelang jabatan ini adalah untuk regenerasi bagi jajaran lingkup ASN Pemerintah Kabupaten Gowa. Ia pun mendorong bagaimana pihak-pihak yang akan mengikuti lelang tersebut agar paham perkembangan teknologi informasi saat ini.
“Kita mau mencari pejabat yang mampu mengikuti perkembangan zaman yang ada. Sebab saat ini masyarakat kita sudah ada pada perkembangan teknologi digitalisasi yang menuntut kecepatan, sehingga program-program yang dihadirkan nantinya bisa sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” terangnya.
Baca Juga : Warga Gowa Diminta Waspadai Curah Hujan Tinggi
Selain itu, pejabat yang mengisi SKPD kosong tersebut diharapkan juga dapat melakukan komunikasi yang baik. Mulai kepada pimpinan seperti Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah juga kepada bawahannya di instansi yang dipimpinnya.
“Komunikasinya juga harus baik, intinya kita akan mencari orang yang tepat mengisi jabatan itu,” ujarnya.
