“TNI tentu mendukung pemerintah pusat dan daerah untuk mencapai target vaksinasi 70 persen sehingga kami selaku bagian dari itu perlu untuk mensukseskan vaksinasi ini,” jelasnya.
Sementara Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf Malaganni mengatakan, Pemkab Gowa saat ini memang sedang massif melakukan vaksinasi massal. Baik yang dilakukan di setiap kecamatan maupun bekerjasama dengan beberapa stakeholder salah satunya Kodim 1409 Gowa.
“Kita terus melakukan vaksinasi. Semua kita kerjasamakan seperti TNI, kepolisian, kejaksanaan dan organisasi-organisasi. Hari ini kita bekerjasama dengan TNI yang menyasar semua anak didik agar sekolah tatap muka bisa dilakukan yang tentunya dengan prokes ketat,” katanya.
Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea
Salah satu siswa di SMAN 6 Parangloe Siti Nurhalisa mengatakan, dirinya sudah sangat ingin sekolah tatap muka. Ia mengaku, selama pembelajaran daring dilakukan, beberapa mata pelajaran kurang diserap atau dipahami.
“Saya mau vaksin karena mau sekali mi mengikuti belajar tatap muka karena kalau sekolah daring lebih malas kerja tugas bahkan kadang cuman ikut absen tapi tidak ikut pembelajaran sehingga banyak yang tidak dimengerti serta kebanyakan materi tanpa penjelasan khususnya kimia yang paling susah dimengerti, ” jelas siswi kelas tiga ini. (Rhy)
