0%
logo header
Jumat, 04 Juni 2021 13:45

72 Unit Huntap Untuk Korban Bencana di Luwu Utara Mulai Dibangun

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat meletakkan batu pertama pembangunan 72 hunian tetap untuk korban banjir bandang Luwu Utara, di Dusun Porodoa Kecamatan Mappedeceng. Jumat (04/06/2021)
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat meletakkan batu pertama pembangunan 72 hunian tetap untuk korban banjir bandang Luwu Utara, di Dusun Porodoa Kecamatan Mappedeceng. Jumat (04/06/2021)

REPUBLIKNEWS.CO.ID,MASAMBA — 72 unit hunian tetap (huntap) untuk korban bencana banjir bandang yang telah kehilangan tempat tinggal kini dimulai pembangunannya. Lokasinya berada di Dusun Porodoa Desa Mappedeceng Kecamatan Mappedeceng.

Pembangunan huntap itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan 72 unit huntap tipe 36 oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Jumat (4/6/2021)

72 huntap ini merupakan bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Untuk itu, Bupati Indah Putri Indriani mengapresiasi Kementerian PUPR atas atensinya yang begitu luar biasa, terhadap korban banjir bandang di Luwu Utara.

Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja

“Terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR yang terus menunjukkan atensinya kepada warga korban bencana di Luwu Utara.” kata Indah.

Indah mengatakan, pembangunan 72 unit huntap adalah upaya pemerintah untuk memberikan kepastian hunian, yang lebih layak pasca bencana kepada para korban bencana banjir bandang yang melanda Luwu Utara 13 Juli 2020 silam.

“Kami percaya, Kementrian PUPR akan selalu hadir di mana masyarakat membutuhkannya. Hal itu dapat kita lihat dan rasakan saat banjir bandang terjadi. Di mana Menteri PUPR langsung turun melihat kondisi yang ada,” ungkap Indah.

Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea

Bupati Luwu Utara dua periode ini berharap, peletakan batu pertama pembangunan huntap menjadi magnet terbangunnya kembali hunian tetap berikutnya, sehingga semua korban bencana yang sudah kehilangan tempat tinggal dapat memiliki harapan yang lebih baik dengan adanya hunian yang baru dan layak, sehingga para korban ini mampu menatap harapan yang lebih cerah pascamusibah bencana yang lalu.

“Harapan kita, peletakan batu pertama ini dapat menjadi magnet agar kembali tersusunnya batu-batu baru selanjutnya bagi kepastian hunian tetap bagi masyarakat korban banjir bandang,” harap Indah.

urut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Selatan, Bahtiar, ST., S.St., MT., beserta jajarannya, unsur Forkopimda, serta para Kepala Perangkat Daerah. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646