0%
logo header
Selasa, 19 November 2024 08:26

Adnan-Kio Anugerahi Penghargaan ke 20 Mahasantri Terbaik

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat memberikan penghargaan kepada salah satu satu mahasantri putri terbaik, di sela-sela Milad LPM yang Ke-2 Tahun di Masjid Adnan Nur Ichsan, Lembaga Pendidikan Mahasantri, Limbung, Kecamatan Bajeng, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat memberikan penghargaan kepada salah satu satu mahasantri putri terbaik, di sela-sela Milad LPM yang Ke-2 Tahun di Masjid Adnan Nur Ichsan, Lembaga Pendidikan Mahasantri, Limbung, Kecamatan Bajeng, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Wakilnya Abd Rauf Malaganni (Adnan-Kio) memberikan penghargaan ke mahasantri-mahasantri lulusan Lembaga Pendidikan Mahasantri (LPM) Pemerintah Kabupaten Gowa.

Sebanyak 20 mahasantri mewakili masing-masing kecamatan berhasil dinobatkan sebagai yang terbaik usai menjalani proses belajar di LPM Pemkab Gowa. Mereka terdiri dari mahasantri putra dan putri, untuk putra terbaik yakni, Muhammad Firham S. dari Desa Bili-Bili, Kecamatan Bontomarannu, Muhammad Irham dari Desa Lauwa, Kecamatan Biringbulu, Muhammad Ilyas dari Desa Pattalikang, Kecamatan Manuju, dan Muhammad Khairul Al Amin dari Desa Gentungang, Kecamatan Bajeng Barat.

Selanjutnya, Irwan Maulana S dari Desa Lembang Parang, Kecamatan Barombong, Mujadil Haq dari Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Rahmat Hidayat dari Desa Bontolangkasa, Kecamatan Bontonompo, Muhammad Al Fitrah dari Desa Samata, Kecamatan Somba Opu, Abdul Razak dari Desa Mandalle, Kecamatan Bajeng Barat, dan Mursalim dari Desa Gentungang, Kecamatan Bajeng Barat.

Sedangkan, kategori putri terbaik yakni Nur Aisyah dari Desa Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Fitrah Madinah AM dari Desa Tamarunang, Kecamatan Tombolopao, Murniati dari Desa Kale Barembeng, Kecamatan Bontonompo dan Sahidatul Adawiyah, dari Kecamatan Tompobulu.

Ada pula Fitriani dari Desa Bonto Bu’dung, Kecamatan Tompobulu, Septia Reski dari Desa Kale Bajeng, Kecamatan Bajeng, Dini Andi Narti dari Kecamatan Bungaya, Anita Sri Restuti AM dari Desa Pa’bentengang Kecamatan Bajeng, Siti Nurhidayah dari Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Bontonompo Selatan, dan Sri Irnawati dari Desa Pencong, Kecamatan Biringbulu.

Adnan mengaku bersyukur karena program yang dicanangkannya ini mampu berjalan dengan baik dan menghasilkan mahasantri-mahasantri terbaik.

“Hari ini kita bersyukur karena LPM ini terus dapat berjalan sesuai dengan harapan dan cita-cita kita. Meskipun dulu banyak yang pesimis apakah ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan yang ada. Tetapi dengan niat yang tulus, niat yang ikhlas, Alhamdulilah ini dapat terus berjalan sesuai dengan apa yang menjadi harapan bersama,” ungkapnya, usai memberikan penghargaan, di sela-sela Milad LPM yang Ke-2 Tahun di Masjid Adnan Nur Ichsan, Lembaga Pendidikan Mahasantri, Limbung, Kecamatan Bajeng, kemarin.

Ia mengungkapkan, setelah tiga tahun para mahasantri tersebut menyelesaikan pendidikan penghafal Alquran-nya selanjutnya mereka akan menjalani perkuliahan selama satu tahun kedepan di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sesuai dengan kerjasama yang ada.

Ditempat yang sama, salah satu Mahasantri Terbaik, Irwan Maulana dari Kecamatan Barombong mengaku, dengan mendapatkan penghargaan terbaik tentu menjadi suatu kebanggaan untuk dirinya pribadi. Menurutnya dengan prestasi tersebut akan menjadi motivasi untuk belajar lebih baik lagi dan tidak berpuas diri.

“Tentu menjadi yang terbaik sudah menjadi impian setiap mahasantri yang ada dan itu dibutuhkan perjuangan, pengorbanan dan istiqomah serta selalu mentaati segala aturan yang ada sehingga bisa disiplin untuk selalu belajar,” katanya.

Dirinya menyebut, kehadiran program ini sangat terbantu karena dirinya dapat mengeyam pendidikan dengan gratis, dan bisa menjadi penghafal Qur’an.

Olehnya, ia berharap progam beasiswa mahasantri ini bisa terus berlanjut untuk generasi-generasi selanjutnya.

“Saya pribadi selaku mahasantri ingin tetap program ini dilanjutkan dan semoga ada generasi Qur’ani setiap desa yang diutus dan menjadi kebanggaan masyarakat Gowa, serta menjadikan Gowa sebagai generasi yang selalu dekat dengan Alquran, serta menjadi kebanggaan bangsa, nusa dan agama dan tentunya untuk masyarakat Kabupaten Gowa sendiri,” harapnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646