REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Wakilnya Abdul Rauf Malaganni (Adnan-Kio) memberikan langsung semangat kepada para khalifa dari Kontingen Gowa dengan hadir pada Pembukaan MTQ XXXIII Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Adnan mengatakan, kedatangannya bersama Wabup Gowa merupakan upaya pemerintah memberikan semangat kepada seluruh kafilah kontingen Kabupaten Gowa yang akan mulai bertanding.
“Alhamdulillah hari ini kita lengkap mulai dari pak wabup, pak sekda, hingga seluruh camat dan SKPD datang ke pembukaan MTQ. Kita datang untuk memberikan semangat agar mereka bisa memperlihatkan potensi dan kemampuan dalam, menghafal, memahami dan mengamalkan Alquran,” ungkapnya, di sela-sela kegiatan, kemarin.
Baca Juga : Dukung Komitmen Presiden RI Hapus Kemiskinan Ekstrem, Bupati Gowa: Searah Kebijakan Daerah
Dirinya berpesan agar seluruh kafilah tetap menjaga kesehatan, keselamatan dan selalu kompak serta saling menyemangati antara satu dengan yang lainnya, sehingga dari semangat dan motivasi itu akan memunculkan sebuah karya yang akan selalu di kenang oleh masyarakat Kabupaten Gowa
“Buktikan bahwa Kafilah Kabupaten Gowa merupakan kumpulan sumber daya manusia pewaris dari Tuanta Salamaka Syekh Yusuf yang mampu mengangkat harkat dan martabat daerahnya,” harap orang nomor satu di Gowa.
Pada pelaksanaan MTQ Tingkat Sulsel ini, Pemkab Gowa mengirim 45 peserta yang merupakan pemenag dari beberapa cabang lomba MTQ di tingkat kabupaten.
Baca Juga : Golkar Luwu Utara Menyusul, Appi Kini Kunci 20 Dukungan DPD II Golkar se-Sulsel
Sementara, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar Muhammad Hasbi mengatakan, kegiatan ini terdiri dari 24 kafilah kabupaten/kota se- Sulawesi Selatan dengan jumlah peserta sebanyak 1.041 orang. Dimana para peserta akan mengikuti delapan cabang lomba terdiri dari 23 golongan lomba.
“Para peserta yang mengikuti lomba adakaj kafilah terbaik dari setiap cabang lomba hasil dari pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten/kota, dimana terdapat 88 orang dewan hakim dan panitera 9 orang,” sebutnya.
Adapun beberapa cabang lomba yang dipertandingkan diantaranya baca quran, qiraat qur’an, hafalan qur’an, tafsir qur’an, seni kaligrafi, seni karyatulis ilmiah dan lainnya yang akan berlangsung selama delapan hari atau hingga tanggal 9 Mei mendatang pada 10 lokasi lomba di Kabupaten Takalar.
Baca Juga : Nasabah PNM Mekaar di Gowa Dibekali Literasi dan Digitalisasi Keuangan
Ditempat yang sama, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin berharap pelaksanaan ini bukan seremonial saja namun bisa diterapkan dalam kehidupan khususnya selalu melibatkan Allah atau tuhan dalam sebuah perencanaan.
“Atas nama pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berterima kasih atas penyelenggaraan pada hari ini. Jadikanlah ini sebagai inspirasi baik dengan pemahaman yang harus jauh lebih dalam, karena kita adalah sebuah bangsa yang punya karakter berbeda dengan negara lain, dimana segala sesuatunya kita sandarkan pada sila pertama ada Tuhan atau Allah SWT yang selalu membimbing segenap ikhtiar dan seluruh rencana-rencana kita,” terangnya.
