0%
logo header
Kamis, 12 Agustus 2021 16:31

Adnan Sambut Baik Kehadiran Relawan Sedekah Donor Plasma Konvalesen

Adnan Sambut Baik Kehadiran Relawan Sedekah Donor Plasma Konvalesen

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyambut baik hadirnya Relawan Sedekah Donor Plasma. Ia menilai kehadirannya dapat membantu pemerintah dalam memenuhi permintaan darah plasma untuk penanganan pasien Covid-19.

Menurut Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel ini, permintaan plasma konvalesen di Indonesia meningkat 300 persen pada Juli 2021 sejak gelombang kedua Covid-19 terjadi di Indonesia. Sementara, sejak Juni 2021, permintaan harian berkisar 1.000 kantong, kemudian di akhir Juli, meningkat hingga lebih dari 4.006 kantong.

“Saya memiliki harapan besar agar gerakan ini dapat diterima dan ke depannya bisa lebih masif lagi,” katanya, Kamis, (12/08/2021).

Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja

Adnan pun menyambut baik adanya inisiatif kerelawanan ini. Apalagi beberapa tokoh yang ada di dalam relawan ini adalah figur yang telah dikenal oleh masyarakat di Sulawesi Selatan.

“Sebagai organisasi kemanusiaan, salah satu tugas PMI memang adalah penanganan Covid-19. Memenuhi kebutuhan plasma konvalesen ini juga adalah tugas dari PMI. Apalagi alatnya juga sudah ada di Markas PMI,” jelasnya.

Menurut Adnan, PMI saat ini telah menyesuaikan sejumlah syarat dan ketentuan untuk memudahkan donor plasma konvalesen. Semua ini dilakukan agar lebih banyak orang yang dapat mendonorkan plasmanya kepada yang membutuhkan

Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea

Ia juga mengusulkan agar relawan ini dapat bekerja sama dengan rumah sakit-rumah sakit yang menangani pasien Covid-19. Hal ini dilakukan agar terjadi sosialisasi sekaligus pendataan penyintas Covid-19 yang ingin mendonorkan plasmanya.

“Kita jemput bola. Begitu dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan bersedia mendonor, kita arahkan ke PMI untuk dilakukan pengecekan titer antibodi dan screening IMLTD. Kalau memenuhi syarat, langsung kita data sebagai pendonor,” ujarnya.

Ia juga berharap, sosialisasi untuk mengajak para penyintas Covid-19 harus lebih masif lagi. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melibatkan influencer – influencer yang ada di media sosial.

Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa

“Gerakan ini sangat penting. Utamanya untuk membantu pasien yang terpapar Covid-19 tetapi secara ekonomi kurang mampu karena kita tahu bahwa biaya pengganti produksi plasma ini memang cukup tinggi,” terangnya.

Ketua Relawan Sedekah Donor Indira Jusuf Ismail mengatakan, dibentuknya kerelawanan ini sebagai bentuk respon atas kebutuhan plasma konvalesen yang saat ini meningkat.

“Ikhtiar ini adalah salah satu cara untuk membantu orang yang terpapar Covid-19 agar dapat sembuh dari penyakitnyang dideritanya,” kata Indira yang juga adalah Ketua TP PKK Kota Makassar ini.

Baca Juga : OJK Gandeng Bareskrim Polri Perkuat Penanganan Penipuan Jasa Keuangan

Menurutnya, sekalipun belum masif dilaksanakan dan disosialisasikan, gerakan ini ke depannya dapat menjadi besar karena memiliki anggota dari banyak kalangan.

“Selain beberapa profesional, ada juga dari pemerintah, Kadin, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), unsur media, serta relawan yang tergerak untuk bergabung, ke depannya juga ada kerjasama dengan PMI Sulawesi Selatan,” tutupnya. (Rhy)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646