0%
logo header
Jumat, 15 Oktober 2021 08:11

Ali Topan, Pemuda Penyandang Disabilitas asal Pinrang Raih Penghargaan Khusus Dari Kementrian LHK

Ali Topan (Tengah) saat menerima Penghargaan di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis (15/10/2021).
Ali Topan (Tengah) saat menerima Penghargaan di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis (15/10/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Ali Topan asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan mendapat Penghargaan Khusus Kalpataru 2021 sebagai Pemuda Inspiratif Advokasi Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kalpataru merupakan penghargaan yang diberikan kepada mereka baik individu maupun kelompok yang dinilai berjasa dalam merintis, mengabdi, serta mengelola lingkungan hidup dan kehutanan.

“Alhamdulillah saya dapat penghargaan khusus untuk advokasi lingkungan,” kata Ali Topan usai menerima penghargaan, Kamis (14/10/2021).

Penghargaan ini merupakan kali pertama diraih oleh pegiat lingkungan asal Pinrang. Gerakan yang dilakukan Ali Topan, adalah menghadirkan bank sampah sebagai jawaban atas permasalahan kompleks seputar sampah. Sehingga sampah dapat dijadikan sumber penghasilan dan tidak dipandang sebagai permasalahan.

Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa

“Saya ajak teman-teman ketika ada kegiatan lingkungan yang tidak jalan, saya advokasi teman-teman untuk menjalankan. Saya membentuk bank sampah, jadi tugas saya mengajak teman-teman sambil jalan bersama,” sebutnya Sekretaris Taruna Siaga Bencana Kabupaten Pinrang ini.

Ia menyebutkan keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang di mana kedua kakinya lumpuh. Sebuah peristiwa kecelakaan kerja yang terjadi tahun 2015 sempat mempengaruhinya. Ia terjepit besi di ketinggian 15 meter. Akibatnya kedua kaki lumpuh total.

“Kemarin menjadi momok, tetapi saya kemudian tidak ingin kekurangan ini menjadi penghalang. Kekurangan itu cuma fisiknya, tetapi gerakan (advokasi) tidak,” ucapnya.

Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL

Di lingkunganya, rekrutan Tagana tahun 2009 ini ingin menjadi contoh perjuangan bagi lingkungan. Adapun penghargaannya ini ia sebut tidak lepas dari peranan orang-orang di sekitarnya. “Saya berterima kasih juga ke teman-teman, saya tidak seperti ini kalau bukan teman-teman yang bantu saya berjuang untuk lingkungan,” sebutnya.

Halaman
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646