REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan kapasitas aparatur pemerintah.
Hal itu ditegaskan dalam sambutannya saat membuka Pelatihan Komunikasi Digital yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar bekerja sama dengan Meta Asia Pasifik (APAC), di Aston Hotel and Convention, Makassar, Rabu (30/7/2025).
Kegiatan ini di hadiri oleh Tim Ahli Pemkot Makassar Dara Adinda Kusuma Nasution, perwakilan Meta APAC Imanuel Lamoa, Kadis Kominfo Makassar Muhammad Roem, serta para kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar dan para peserta pelatihan.
Baca Juga : DPC Gerindra Makassar Pilih Berbagi di Momen HUT ke-18, Sasar Warga Miskin Ekstrem
Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menekankan pentingnya transformasi cara pemerintah dalam menyampaikan informasi publik.
Ia menyebut, kehadiran media sosial dan platform digital menuntut pemerintah daerah untuk mampu berkomunikasi secara lebih efektif, inklusif, dan inspiratif.
“Di era digital saat ini, pemerintah harus hadir di ruang-ruang virtual bukan hanya sebagai penyampai informasi, tapi juga sebagai mitra masyarakat yang terbuka, humanis, dan membangun kepercayaan,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Bibit, Green House dan Kapal Nelayan untuk Warga Bantaeng
Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar soal mengelola media sosial, tetapi merupakan bentuk investasi strategis dalam membangun citra positif dan menyampaikan program serta kebijakan pemerintah kepada masyarakat secara lebih kreatif dan menyentuh.
“Komunikasi publik adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Maka dari itu, kualitas komunikasi harus terus ditingkatkan, terutama melalui media digital yang kini menjadi kanal utama interaksi,” tegasnya.
Aliyah Mustika Ilham juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Meta APAC dalam mendukung pelatihan ini.
Baca Juga : Target Selesai Februari Ini, Proses PAW RMS Menunggu Hasil Konsolidasi NasDem Sulsel
Menurutnya, kehadiran perusahaan teknologi global tersebut merupakan pengakuan atas posisi strategis Kota Makassar dalam inisiatif transformasi digital di kawasan Asia Tenggara.
“Dukungan Meta menunjukkan bahwa Kota Makassar bukan hanya siap beradaptasi, tapi juga siap menjadi rujukan dalam membangun komunikasi digital pemerintahan yang progresif,” lanjutnya.
Sebagai bentuk keseriusannya dalam penguatan kapasitas digital aparatur, Aliyah Mustika Ilham mengusulkan agar ke depan jumlah peserta pelatihan diperluas.
Baca Juga : Pemkot Makassar Gelontorkan Rp4 Miliar, Akses Berlumpur di Romang Tangayya Segera Dibeton
Ia mendorong agar seluruh SKPD Kota Makassar dapat berpartisipasi secara merata, bahkan melibatkan kabupaten/kota lain di Sulawesi Selatan.
“Mari kita jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk membangun ekosistem komunikasi digital yang kokoh, saling terhubung, dan mampu menjawab tantangan zaman,” tutupnya. (*)
