REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Miniatur Patonro yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten Gowa pada Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo (AOE) 2023 berhasil menjadi stand favorit.
Bupati Gowa yang juga Sekjen APKASI Adnan Purichta Ichsan mengatakan, miniatur Patonro atau penutup kepala adat khas Gowa ini ditampilkan untuk mempromosikan kepada para pengunjung terkait adat dan ciri khas daerah berjuluk Butta Bersejarah ini.
“Tahun ini kita kembali berpartisipasi pada APKASI Otonomi Expo 2023, karena setiap tahunnya memang diminta seluruh kabupaten untuk bisa berpartisipasi. Alhamdulillah stand pameran Gowa mendapatkan juara favorit dan ini berkat kerjasama dan kolaborasi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa,” ungkapnya, di sela-sela Penutupan APKASI Otonomi Expo 2023 di Hall 3 Indonesia Convention Exhibition BSD City, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, kemarin.
Baca Juga : Anggaran Infrastruktur Untuk Seko Luwu Utara Capai Rp68 Miliar, Gubernur Sulsel: Insya Allah 2026
Dengan keikutsertaan Kabupaten Gowa pada AOE 2023 ini pula, Adnan berharap produk unggulan yang diada di Gowa bisa dipasarkan hingga di tingkat nasional dan dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia.
“Harapan kita semua komoditi unggulan yang ada di kabupaten Gowa bisa dipasarkan sehingga masyarakat Indonesia makin mengenal komoditi unggulan yang ada di Kabupaten Gowa,” tambah Bupati Gowa dua periode ini.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Kamsina mengatakan, tahun ini Kabupaten Gowa dapat juara favorit meskipun pada tahun lalu berhasil menjadi juara umum. Hal ini tentunya karena dalam penilaian ini pasti ada yang lebih baik.
Baca Juga : Kerja Nyata Munafri-Aliyah Sepanjang Tahun 2025: 105 Ruas Jalan Diaspal, 116 Drainase Dibangun
“Semoga tahun depan kita dapat kembali berpartisipasi dan harus lebih meningkat lagi karena ada beberapa kriteria dalam penilaian stand pameran yang harus kita penuhi, kitapun sadari karena tidak selamanya kita mendapatkan juara karena daerah lain juga berusaha menampilkan yang terbaik untuk daerah mereka,” tambah Kamsina.
Pada penutupan yang dilakukan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia ini juga Ketua Umum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan menjelaskan, setiap tahun pihaknya melakukan APKASI Otonomi Expo dengan mengikutsertakan kabupaten-kabupaten yang ada di seluruh Indonesia ada sekitar 286 stand yang mengikuti kegiatan ini.
“Kegiatan ini lebih kurang telah melakukan transaksi senilai 8 miliar rupiah dengan kurang lebih 10.000 pengunjung selama tiga hari pelaksanaannya dan ini membuktikan bahwasanya masyarakat khususnya di Jakarta dan sekitar Kabupaten Banten antusias melihat produk-produk yang ada di daerah,” ungkap Sutan Riska.
Baca Juga : Mudahkan Masyarakat dan UMKM, PLN Pastikan Triwulan I 2026 Tarif Listrik Tak Naik
APKASI Otonomi Expo ini berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 20 Juli hingga 22 Juli dan diikuti sebanyak 286 stand yang berasal dari Pemerintah Kabupaten, Kementrian, BUMN/Swasta serta Perusahaan Media.
Turut hadir pada penutupan AOE 2023 ini Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan bersama para pimpinan SKPD, Camat dan Kepala Desa Lingkup Pemkab Gowa.
