0%
logo header
Senin, 25 Juli 2022 14:19

Armada Pendistribusian Kurang, Pengelolaan Sampah di Kabupaten Pulpis Belum Maksimal

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Tumpukan Sampah Yang Dibuang Sembarangan.(Foto: Ilustrasi)
Tumpukan Sampah Yang Dibuang Sembarangan.(Foto: Ilustrasi)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PULANG PISAU – Pengelolaan sampah di Kabupaten Pulpis (Pulang Pisau) Kalteng (Kalimantan Tengah) dinilai belum maksimal.

Selain dinilai masih rendahnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya juga disebabkan lambatnya dalam penanganan dan pengelolaan sampah pada TPA (Tempat Pembuangan Akhir) juga menjadi kendala.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Bahan Berbahayan Beracun, DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Pulpis, Irwansyah mengungkapkan, selain kurangnya kesadaran masyarakat dengan membuang sampah pada tempatnya. Armada yang digunakan dalam pendistribusian sampah ini juga dinilai sangat kurang.

Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea

Menurutnya, belum lama ini Pemkab Pulang Pisau telah melakukan menambah armada angkut sampah dalam rangka memaksimalkan pengelolaan sampah di TPS (Tempat Pembuangan Sampah).

Namun, saat ini armada berupa truk angkut sampah itu yang merupakan pengadaan tahun 2021, ditarik dealer kembali dengan alasan bulum melunasi pembayaran.

“Ya diminta kembali oleh Dealer karena belum melakukan pelunasan,” ujar Irwansyah, Senin (25/7/2022).

Baca Juga : Musda Kosgoro 1957 Sulsel Tunda Pemilihan Ketua, Penjaringan Bakal Calon Dimatangkan

Untuk tahun 2022, lanjutnya, dalam memaksimalkan penanganan sampah di wilayah Pulpis, pihaknya juga telah melakukan usulan penambahan armada kembali.

Selain itu, pihak DLH juga berencana untuk melakukan perbaikan terhadap 2 truk angkut sampah yang tersedia.

“Untuk perbaikan masih menunggu keputusan apa bisa atau tidak. Karena truck yang tersedia saat ini sudah tidak layak operasional,” tandasnya.(*)

Penulis : Anekaria Safari
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646