0%
logo header
Selasa, 05 Juli 2022 09:42

Awak Kapal Temukan Potongan Tangan di Pelabuhan Samarinda, Polisi Ungkap Hal Ini

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Polisi lakukan evakuasi potongan telapak tangan di Pelabuhan Samarinda. (Ist)
Polisi lakukan evakuasi potongan telapak tangan di Pelabuhan Samarinda. (Ist)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SAMARINDA — Awak kapal di Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) digegerkan adanya potongan telapak tangan mengambang di atas sungai Mahakam. Penemuan tersebut bermula saat awak kapal mencium aroma busuk dari atas kapal.

“Dari keterangan saksi awalnya mencium bau tidak sedap yang dikira dari Balai Hewan, kemudian oleh Saksi dilihat dan ternyata potongan tangan kiri mengapung dengan posisi telapak Tangan telentang menghadap ke atas, kemudian di teruskan ke Polsek KP3 Samarinda,” ucap Kasubnit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, Aiptu Harry Cahyadi, Senin (04/07/2022).

Penemuan potongan telapak tangan itu di Pelabuhan Samarinda, pada Senin sore (5/7).

Baca Juga : INDEX Samarinda 2025 Kembali Digelar, Puluhan Brand Ternama Ramaikan Pameran

Usai laporan itu, Tim Inafis Polresta Samarinda langsung mengevakuasi potongan tangan tersebut untuk di tindakan lanjuti.

“Sementara masih Mr X kita belum dapat memastikan apakah ini tangan pria atau perempuan. Kami juga akan melakukan pengecekan sidik jarinya untuk mengetahui identitas Mr X ini,” terangnya.

Meski masih misterius, polisi menduga potong tangan tersebut berjenis kelamin perempuan, lantaran dari ukuran jari berukuran kecil dan halus

Baca Juga : Wali Kota Cup 2025 Bangkitkan Gairah Basket Samarinda, Fokus Ciptakan Talenta Muda

“Dari ciri-ciri potongan tangan kita duga berjenis kelamin perempuan. Hal ini diketahui dari bentuk tangan, kuku, dan jari agak halus,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga menduga potongan itu karena adanya luka diakibatkan senjata tajam, meski demikian polisi masih harus melakukan visum dan pencarian identitas melalui sidik jari.

“Dari hasil pemeriksaan awal diduga telapak tangan ini putus akibat benda tajam,” pungkasnya.

Penulis : Muhammad Budi Kurniawan
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646