REPUBLIKNEWS.CO.ID, SAMARINDA — Tingginya ketergantungan pada perangkat digital di kalangan anak muda menjadi tantangan besar bagi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam mendorong partisipasi olahraga.
Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga, Bagus Sugiarta, menegaskan bahwa kebiasaan tersebut tidak hanya berdampak pada gaya hidup, tetapi juga berkontribusi pada rendahnya Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) di provinsi Kaltim.
“Anak-anak dan remaja lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget daripada bergerak secara fisik. Ini adalah salah satu hambatan utama kami dalam meningkatkan partisipasi mereka di bidang olahraga,” ujar Bagus, pada Selasa (19/11/2024).
Baca Juga : INDEX Samarinda 2025 Kembali Digelar, Puluhan Brand Ternama Ramaikan Pameran
Kondisi ini dinilai memprihatinkan karena IPO Kaltim, yang mencakup indikator seperti kebugaran masyarakat dan partisipasi olahraga, sangat bergantung pada keaktifan fisik generasi muda.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Dispora Kaltim telah menyusun berbagai program yang dirancang khusus untuk menarik minat anak muda agar kembali aktif.
Salah satu program unggulan adalah pengenalan olahraga tradisional yang kini mulai digalakkan di berbagai kabupaten dan kota. Selain itu, event-event olahraga kreatif yang menargetkan pelajar dan remaja juga diadakan secara rutin.
Baca Juga : Wali Kota Cup 2025 Bangkitkan Gairah Basket Samarinda, Fokus Ciptakan Talenta Muda
“Kami ingin mengubah pola pikir anak muda. Dengan mengenalkan olahraga tradisional, mereka tidak hanya bergerak aktif tetapi juga belajar melestarikan budaya lokal,” tuturnya.
Dispora Kaltim optimis bahwa melalui program-program ini, ketergantungan pada gadget dapat diminimalkan, dan anak muda akan lebih banyak berpartisipasi dalam kegiatan olahraga.
Dalam jangka panjang, diharapkan langkah ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperbaiki kesehatan generasi muda Kaltim.
Baca Juga : Dispora Kaltim Siapkan Pemilihan Duta Olahraga 2024 untuk Dorong Semangat Generasi Muda
“Tujuan kami adalah menciptakan masyarakat yang lebih sehat, aktif, dan seimbang. Dengan berkurangnya ketergantungan pada teknologi, kami yakin partisipasi olahraga dapat meningkat, dan dampaknya akan terasa hingga masa depan,” jelasnya.
Dengan komitmen dan inovasi, Dispora Kaltim berharap dapat menjawab tantangan modern dan membawa olahraga kembali menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari generasi muda.
