REPUBLIKNEWS.CO.ID, TAKALAR – Kabupaten Takalar pada pada 23 Juli 2019 dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak, inilah menjadi motivasi Desa Popo Kecamatan Galesong Selatan, menuju Desa Ramah Anak.
Pada selasa hingga kamis (13-15/08/2019), sebanyak 50 orang anak-anak dari usia SD mendapatkan pendidikan literasi Anak dari Balai Bahasa Propinsi Sulawesi Selatan. Adapun tema yang diusung “Literasi Maritim”.
Ketua Panitia, Nurwahida, mengatakan pembinaan literasi Balai Bahasa Sulawesi Selatan memang memilih Desa Popo karen ini mempunyai Komunikasi Baca bernama Perpustakaan Bahagia.
Baca Juga : Bupati Gowa Ajak Masyarakat Peringati Isra Mi’raj untuk Perdalam Keimanan
“Program pembinaan literasi ini memilih tema Literasi Maritim karena Perpustakaan Bahagia dari Desa Pesisir yang ada di Takalar” Kata Peneliti Bahasa Balai Budaya ini.
Wahida menambahkan bahwa dalam pembinaan literasi ini, anak-anak dilatih menulis dan membaca. Jadi memang harus ditanamkan budaya literasi sejak dini.
Sementara itu, Widya yang merupakan pengurus perpustakaan Bahagia juga mengatakan sangat berterima kasih kepada Balai Bahasa karena telah memilih Perpustakaan Bahagia Desa Popo sebagai partner Pembinaan Literasi Anak.
Baca Juga : 16 Pelanggan Setia IM3 di Indonesia Terima Hadiah Loyalitas, Ada Mobil, Motor dan Smartphone
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan Balai Bahasa. Ini akan menjadikan Perpustakaan Bahagia semakin diminati anak-anak. Dan selain pembinaan literasi, di Perpustakaan kita juga punya program English Class For Children dan Kelas Literasi Anak,” tambah Widya.
Dalam pembinaan literasi yang digelar selama dua hari ini, hadir membawakan materi Kepala Balai Bahasa Sulawesi Selatan, Peneliti Literasi dan Pegiat Literasi. (Sukirman)
