0%
logo header
Senin, 11 Agustus 2025 13:45

Bantuan Alsintan PLN Dorong Produktivitas Kelompok Tani Mekongga di Kolaka

Chaerani
Editor : Chaerani
Bantuan mesin traktor dari PLN memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi bagi Kelompok Tani Mekongga di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)
Bantuan mesin traktor dari PLN memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi bagi Kelompok Tani Mekongga di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KOLAKA — Bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan dampak nyata dalam peningkatan produktivitas petani.

Hal ini pun dirasakan Kelompok Tani Mekongga di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, usai mendapat bantuan mesin traktor. Pasalnya, bantuan ini dinilai mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mempercepat proses olah lahan bagi para petani.

Sebelumnya, pengolahan lahan sawah oleh para petani masih mengandalkan mesin bajak sewaan yang digunakan secara bergilir. Keterbatasan alat tersebut menyebabkan proses pengolahan lahan menjadi lambat dan tidak optimal, sehingga turut memengaruhi produktivitas panen. Kehadiran bantuan lima unit Hand Rotary Tractor dari PLN pun menjadi solusi nyata yang membantu petani meningkatkan efisiensi kerja dan hasil produksi.

Baca Juga : DPC Gerindra Makassar Pilih Berbagi di Momen HUT ke-18, Sasar Warga Miskin Ekstrem

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menegaskan bahwa PLN terus berkomitmen mendukung sektor pertanian yang memegang peranan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan memudahkan pekerjaan para petani. Bantuan lima unit hand tractor kepada Kelompok Tani Mekongga kami harap dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian, menghasilkan beras berkualitas, dan tentunya, membantu menjaga stabilitas pasokan di tengah tantangan yang ada,” ujarnya, dalam keterangannya, Senin, (11/08/2025).

Ia menambahkan, program pemberdayaan ini telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Berdasarkan pengukuran dampak program TJSL 2024 menggunakan metode Social Return on Investment (SROI), diperoleh nilai SROI sebesar 1,62 serta nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 3,55.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Bibit, Green House dan Kapal Nelayan untuk Warga Bantaeng

“Melalui angka tersebut, terlihat bahwa program ini memberikan manfaat yang nyata dan layak untuk terus dilanjutkan serta direplikasi di wilayah lainnya,” tambahnya.

Sementara, Ketua Kelompok Tani Mekongga, Syamsul Rijal, turut menyampaikan dampak positif dari bantuan ini terhadap aktivitas para petani.

“Sejak menerima bantuan traktor dari PLN, pekerjaan kami jadi jauh lebih efisien. Kami bisa mengolah lahan kapan saja tanpa tergantung cuaca, sehingga jadwal tanam dan panen lebih tepat waktu. Selain itu, kami juga bisa menghemat biaya karena tidak perlu lagi menyewa traktor milik orang lain,” ungkap Syamsul.

Baca Juga : Target Selesai Februari Ini, Proses PAW RMS Menunggu Hasil Konsolidasi NasDem Sulsel

Bantuan ini diharapkan menjadi pendorong semangat bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah serta nasional.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646