REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Kolam Regulasi Nipa-Nipa yang merupakan Mega proyek Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jeneberang berhasil diresmikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Kamis (18/03/2021).
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, pembangunan kolam regulasi tersebut mengambil tiga wilayah di Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros. Hal ini sehingga dirinya turut langsung mendampingi orang nomor satu Republik Indonesia dalam persemian.
“Saya hadir menyambut Bapak Presiden Jokowi karena wilayah kolam regulasi sebagainya masuk daerah Kabupaten Gowa,” katanya.
Baca Juga : Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Pajak dan Retribusi Berbasis Data Akurat
Bupati Adnan berharap, kedepan kolam yang sebagian besar wilayah berada di Kabupaten Maros ini dapat bermanfaat khususnya dalam mengurangi risiko dampak banjir di Wilayah Makassar.
“Kolam Regulasi Nipa-Nipa ini mampu mereduksi 45 persen air dari Makassar, sehingga sangat berpotensi dalam penanggulangan banjir,” katanya.
Khusus di wilayah Kabupaten Gowa, Kolam Regulasi Nipa-Nipa berada di Desa Jenemadinging, Kecamatan Pattallassang.
Baca Juga : Pinjaman Daring Masyarakat di Sulampua Naik 41,47 Persen, Bukukan Rp6,60 Triliun
Sementara, Presiden RI Joko Widodo menyebutkan, Kolam Regulasi Nipa-Nipa ini memiliki luas genangan mencapai 83,93 hektare (Ha) serta berkapasitas tampung sebesar 2,74 juta meter kubik. Tak hanya itu kolam regulasi ini dapat mereduksi potensi banjir hingga sebesar 157 meter kubik per detik.
“Kolam regulasi ini akan bekerja dengan menyimpan air untuk sementara waktu selama puncak banjir dan mengalirkannya kembali ke hilir Sungai Tallo. Ini adalah kolam untuk pengaturan air, terutama banjir dan genangan yang ada di Kota Makassar,” katanya.
Selain itu, Jokowi juga mengungkapkan kedepan pemerintah akan kembali membangun infrastruktur pendukung di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Tallo berupa kolam regulasi, normalisasi Sungai Tallo dan pembangunan tanggul sepanjang tiga kilometer pada 2022 mendatang.
Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja
Olehnya itu, mantan Walikota Solo ini berharap agar infrastruktur pendukung tersebut dapat bermanfaat masyarakat di Provinsi Sulawesi Selatan terutama dalam penanganan banjir.
“Ini sangat berfungsi meskipun masih ada nanti kolam regulasi lain yang memang harus dibangun utamanya ini di DAS Tallo sehingga Kota Makassar kita harapkan dapat bebas dari genangan dan banjir karena sekarang diatur dan dikendalikan oleh Kolam Regulasi Nipa-Nipa ini,” harapannya.
Hal senada juga disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Ia menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih atas pembangunan Kolam Regulasi Nipa-Nipa ini.
Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea
Menurutnya, kehadiran kolam regulasi ini dapat benar-benar memberikan dampak langsung bagi pengurangan dampak banjir di Kota Makassar.
“Saya sendiri hampir tiga tahun menjabat. Setiap tahun tahun hampir selalu pergi bawa perahu karet untuk membantu korban banjir di Makassar. Kolam ini bukan cuma teoritis, tapi praktik di lapangan dan langsung mengurangi dampak,” ungkapnya. (Rhany)
