REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Direktur Pusat Teknologi Elektronika, Badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnologi (BPPT) Yudi Purwanto, memperkenalkan Perangkat Automatic Identifikasi System(AIS), kepada Wakil Gubernur sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Perangkat ini adalah salah satu hasil inovasi teknologi elektronik navigasi sebagai kontribusi untuk meningkatkan keselamatan Transportasi Laut. Untuk mendorong daya saing industri Nasional.
“Alat aplikasi kapal yang bernama AIS ini adalah produk inovasi yang sekarang diwajibkan Menteri Perhubungan demi menciptakan keselamatan Kapal,” ujar Yudi Purwanto, saat Ditemui di Baruga Launge Kantor Gubernur, setelah bertemu dengan Andi Sudirman, Rabu (27/11/2019).
Baca Juga : Periode 2026 Ada 31.000 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Gowa
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan aplikasi ini juga mampu membantu nelayan untuk mendeteksi keberadaan ikan di laut.
“Keunikan alat ini juga punya fitur menerima pesan keberadaan ikan di laut, berdasar kan hasil perhitungan yang dilakukan dari Menteri Kelautan dan Perikanan,” ucapnya.
“Dengan adanya alat ini juga bisa menghemat BBM karena nelayan sudah bisa mendeteksi keberadaan ikan yang sering menjadi kendala bagi nelayan” ungkapnya.
Baca Juga : 3.608 Bidang Tanah Warga Tinggimoncong Kantongi Sertifikat PTSL
Tidak hanya itu, saat ditanya soal harga aplikasi AIS ini seharga senilai dibawah Rp.10 juta
“Kami menawarkan harga alat ini dibawah 10 juta, saya kasi bayangan, kalau misalnya 1 minggu menurut cerita nelayan itu bisa memakai bahan bakar sampai 75 juta, dia pergi tanpa tau dimana posisi ikan, dia bisapulang tanpa hasil, kalau ada alat itu mampu membantu nelayan,” tuturnya. (Tamzil)
