0%
logo header
Rabu, 24 Februari 2021 13:56

Buka Musrembang, Plh Bupati Luwu Timur Minta OPD Prioritaskan Usulan Ini

Pelaksana Harian (Plh) Bupati Luwu Timur, Bahri Suli memimpin pembukaan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Tingkat Kecamatan di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (24/02/2021).
Pelaksana Harian (Plh) Bupati Luwu Timur, Bahri Suli memimpin pembukaan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Tingkat Kecamatan di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (24/02/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, LUTIM– Pelaksana Harian (Plh) Bupati Luwu Timur, Bahri Suli memimpin pembukaan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Tingkat Kecamatan di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (24/02/2021).

Pelaksanaa Musrenbang tersebut dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 bertujuan untuk menghimpun berbagai usulan pembangunan tingkat Kecamatan di Kabupaten Luwu Timur.

Dalam arahannya, Plh. Bupati Luwu Timur, Bahri Suli menjelaskan bahwa Tema Rancangan Pembangunan Kabupaten Luwu Timur 2022 yakni peningkatan daya saing daerah untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas.

Baca Juga : PT Vale dan Unhas Gagas Sekolah Vokasi Tambang, Bakal Jadi Pusat Vokasi Hilirisasi di Indonesia Timur

Ia menyebutkan, adapun prioritas dan program pembangunan yang direncanakan yakni, pengembangan ekonomi berbasis pertanian, ekonomi kerakyatan dan pariwisata, peningkatan kualitas SDM, peningkatan kualitas layanan infrastruktur, pengembangan wilayah, pengembangan SDA dan pelesetarian lingkungan hidup yang berkelanjutan serta perbaikan tatakelola pemerintahan dan pelayan publik.

“Pada tahun 2022 berdasarkan Permendagri Nomor 70 dan 90 Tahun 2019, maka perencanaan pembangunan dan keuangan daerah disusun secara sistemaris melalui aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Kemendagri yang secara berjenjang harus melalui tahapan demi tahapan,” ungkapnya.

“Sesuai Aplikasi SIPD Kemendagri perencanaan pembangunan dilakukan bertahap mulai dari penginputan usulan Desa, validasi mitra Bapelitbangda, validasi Kecamatan, verifikasi OPD sampai dengan validasi TAPD perencanaan, untuk selanjutnya dapat menjadi APBD Kabupaten Luwu Timur 2022,” tambah Bahri Suli.

Baca Juga : Gubernur Sulsel Lepas Puluhan Ribu Peserta Fun Run Luwu Timur 2025 dan Anti Mager Sulsel

Pelaksanaan Musrenbang ini, lanjut Bahri nantinya ditindaklanjuti dengan Desk dimasing masing Kecamatan sebagai bagian dari pelaksanaan Musrenbang Kecamatan tahun ini guna menelaah prioritas usulan Kecamatan.

“Saya berharap pada pelaksanaan Desk di Kecamatan nantinya agar seluruh OPD teknis terkait bersama Bepelitbangda untuk hadir menfasilitasi penetapan usulan prioritas,” harap Bahri Suli.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646