REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan hadir langsung meresmikan Masjid Adnan Nur Ichsan dan Baruga Adnan-Kio yang ada di Lembaga Pendidikan Mahasantri (LPM) Kabupaten Gowa. Peresmian ini berlangsung di Buka Puasa dan Tarawih bersama LPM Kabupaten Gowa, di Jalan Poros Limbung, Kecamatan Bajeng.
Adnan menyampaikan terimakasihnya atas pemberian Masjid Adnan Nur Ichsan dan Baruga Adnan-Kio. Menurutnya, sebagai penggagas dalam Program Mahasantri tersebut menjadi kebanggaan tersendiri baginya, maupun bagi Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni.
“Terima kasih juga masjidnya dengan nama saya, dimana Adnan artinya menyenangkan, menjaga pintu surga, dan Nur adalah cahaya sedangkan Ichsan nama almarhum Ayahanda tercinta. Kemudian baruga ini juga menjadi baruga Adnan-Kio yang Insya Allah sebagai kenang-kenangan saya bersama dengan Bapak Wabup,” katanya di sela-sela kegiatan, kemarin.
Baca Juga : Minta Pemerintah Kendalikan Harga, Komisi B DPRD Sulsel Pastikan Stok Ayam Pedaging Masih Aman
Ia pun berharap, dengan nama Baruga Adnan-Kio serta nama Masjid Adnan Nur Ichsan ini maka kedepannya siapapun yang menjadi kepala daerah di masa yang akan datang akan terus menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya.
Selain itu, melalui buka puasa dan tarawih bersama ini akan terus mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat dalam hal ini para Mahasantri sehingga keberkahan akan terus hadir di Kabupaten Gowa.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Taufik Mursad mengatakan, pemberian nama masjid LPM menjadi Masjid Adnan Nur Ichsan dan Baruga Adnan-Kio, diharapkan menjadi sejarah lahirnya program inovatif yang hanya ada di Kabupaten Gowa. Sekaligus menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh Mahasantri dan calon Mahasantri kedepan.
Baca Juga : Pengerjaan Jalan Hertasning Tunjukkan Progres Nyata, Warga dan Pengendara Mulai Rasakan Manfaat
“Nama ini akan menjadi catatan bagi kami sebagai penggagas dalam program ini yaitu sosok pemimpin fisioner, dan inovator yang lahir dari Kabupaten Gowa yaitu Bapak Adnan Purichta Ichsan, dan Bapak Abdul Rauf Malaganni yang biasa kita kenal dengan nama Adnan-Kio,” sebutnya.
