REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA —– Bupati Gowa Adnan Purictha Ichsan mengatakan, dalam sistem pemerintahan negara di dunia saat ini menerapkan pola yang berbeda.
Hal ini diungkapkan saat menerima kunjungan tokoh yang dilakukan Forum Darul Arqam Madya Pimpinan Cabang Ikatan Universitas Muhammadiyah Makassar, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa.
Adnan menjelaskan,saat ini ada tiga sistem pemerintahan yang diterapkan di berbagai negara. Pertama, adalah sistem pemerintahan demokrasi liberal yang diimplementasikan di Amerika, di Prancis dan juga Indonesia saat ini.
Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea
“Sistem pemerintahan demokrasi liberal itu adalah dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, dan untuk kesejahteraan masyarakat. Segala kebijakan yang dibuat pemerintah hanyalah untuk rakyat dan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh,” jelasnya, kemarin.
Kedua, sistem pemerintahan otoritarium ialah sistem yang menerapkan sistem pemerintahan dengan berbasis komunisme seperti yang diterapkan di Rusia. Ketiga, sistem pemerintahan Monarki (Kerajaan) seperti yang diterapkan di Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Abu Dhabi.
“Meski sistem pemerintahan yang diterapkan berbeda-beda secara konsep. Tetapi Semua kebijakan yang diambil dalam sistem pemerintahan itu berdasarkan semata-mata untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.
Baca Juga : Musda Kosgoro 1957 Sulsel Tunda Pemilihan Ketua, Penjaringan Bakal Calon Dimatangkan
Bupati Gowa juga mengakui, sebagai pemimpin yang dijabat seorang manusia tentunya pasti punya banyak kekurangan. Sehingga dalam menjalankan pola-pola pemerintahan melalui kebijakan-kebijakannya tidak sedikit masyarakat menerima (suka) dan tidak menerima (tidak suka).
“Kalau berbicara pemerintahan, ada yang suka dan ada yang tidak suka. Karena kita memang tidak bisa menganggap bahwa semua orang dengan berbagai pandangan bisa suka dengan kita. Itu mustahil,” tegasnya.
Ketua Umum Pimpinan Cabang Darul Arqam Madya Kota Makassar, Agus Ramadhan menuturkan, studi tokoh dengan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan ini membawa sekitar 75 mahasiswa.
Baca Juga : Sulawesi Cup Race Sukses Digelar di Sidrap, Putaran Uang di UMKM Capai Miliaran Rupiah
Dirinya berharap, melalui kunjungan tokoh tersebut bisa menjadi ilmu tambahan bagi para mahasiswa. Mengambil kisah inspiratif dari Bapak Bupati Gowa dan menjadikan pesan-pesan kepemimpinan yang disampaikan beliau sebagai motivasi cita-cita generasi muda.
“Semoga apa yang Bapak Bupati Gowa sampaikan tadi bisa dijadikan motivasi untuk di contoh. Termasuk terkait kepemimpinannya di Kabupaten Gowa yang patut dijadikan sebagai pemimpin yang sukses dalam membangun sebuah daerah,” terangnya.(*)
