0%
logo header
Minggu, 04 Agustus 2019 15:44

Bupati Soppeng Buka Ujian Negara Amatir Radio, Pesertanya Banyak Dari Luar Daerah

Bupati Soppeng Buka Ujian Negara Amatir Radio, Pesertanya Banyak Dari Luar Daerah

REPUBLIKNEWS.CO.ID, SOPPENG – Ujian Negara Amatir Radio (Unar) yang diselenggarakan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Makassar, Direktorat Jenderal Sumberdaya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informasi, di Gedung Pertemuan Masyarakat, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, berlangsung pada Minggu (04/08/2019).

Pembukaan Unar tersebut dilakukan oleh Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak yang diikuti sebanyak 297 peserta dari berbagai Daerah.

Ketua panitia pelaksaan Unar di Soppeng, Sahrul, dalam laporannya menyebut bahwa Unar diikuti peserta dari Kabupaten Sidrap, Bone, Polman (Sulbar), Majene (Sulbar), Pinrang, Barru, Makassar, Luwu dan Kabupaten Soppeng.

Baca Juga : Bupati Gowa Ajak Masyarakat Peringati Isra Mi’raj untuk Perdalam Keimanan

“Ini merupakan suatu penghargaan atas dukungan Bapak Bupati Soppeng sehingga pelaksaan Unar dipusatkan di Kabupaten Soppeng,” ucap Sahrul.

Sementara, Orarida Makassar sangat bangga melihat pelaksaan Unar di Soppeng karena pesertanya mencapai 297 orang.

“Ini adalah terobosan baru yang bisa dijadikan contoh di kabupaten lain,” ungkapnya.

Baca Juga : 16 Pelanggan Setia IM3 di Indonesia Terima Hadiah Loyalitas, Ada Mobil, Motor dan Smartphone

“Tidak semua Bupati bisa seperti ini, menurut pribadi saya ini kepedulian yang sangat-sangat luat biasa,” ungkapnya lagi.

Kepala Balmon Wilayah Makassar, Helmi, mengakui penyelenggaraan Unar di Kabupaten Soppeng sangat luar biasa.

“Organisasi Orari dikenal oleh Dunia makanya mari jaga Frekuensi,” kata Hilmi.

Baca Juga : Dukung Komitmen Presiden RI Hapus Kemiskinan Ekstrem, Bupati Gowa: Searah Kebijakan Daerah

“Siapapun itu, jika menggunakan Frekuensi wajib memiliki Ijin,” katanya lagi.

Sedangkan Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak yang membuka pelaksanaan Unar merasa bangga walaupun sedikit memiliki perasaan was-was.

“Selama keberadaan orang-orang dari luar Soppeng kami merasa was-was karena apakah pelayanan panitia bagus atau tidak, begitupun dari masyarakat,” ungkap Andi Kaswadi Razak.

Baca Juga : Nasabah PNM Mekaar di Gowa Dibekali Literasi dan Digitalisasi Keuangan

“Antarlah tamu kita walaupun hanya dengan senyum saja,” tutupnya. (Yusuf)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646