REPUBLIKNEWS.CO.ID, WAJO — Komitmen untuk memperjuangkan dan mengawal nasib honorer kategori II (K2) menjadi PNS akan diwujudkan oleh Bupati Wajo Amran Mahmud.
Hal tersebut nampak setelah melakukan audensi dengan Kepala Kantor Regional (Kanreg) IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kota Makassar, Sabtu (21/08/2021).
Adapun rombongan Bupati Wajo yang diterima oleh Plt. Kepala Kanreg IV BKN yaitu Sekertaris Komisi I DPRD Wajo, Anggota Komisi III DPRD Wajo, PJ.Sekda, Kepala BKPSDM dan 10 orang perwakilan guru honorer K2.
Baca Juga : Wabup Gowa Ajak ASN Kuatkan Disiplin, Profesional, dan Semangat Kerja
“Ini merupakan langkah awal,” singkat Amran Mahmud.
Dijelaskan bahwa sesuai saran Kepala BKN, Amran Mahmud akan tetap membantu honorer K2 untuk menyampaikan aspirasinya di pusat.
“Insya Allah, kita akan jadwalkan kepusat, 10 orang honorer K2 kita biayai secara pribadi ke Jakarta,” ungkap Amran Mahmud.
Baca Juga : Lewat 60 Seconds to Seoul, Jaringan Hotel Archipelago Hadirkan Jajanan Kuliner Korea
Sementara, Kepala BKPSDM Wajo Herman menyampaikan bahwa audensi yang dilakukan sesuai permohonan yang diajukan Pemkab Wajo, yang tujuannya membahas nasib tenaga honorer yang telah dinyatakan lulus dalam seleksi CPNS tahun 2013 lalu, namun hingga kini Nomor Induk Pegawai (NIP) belum terbit. (Yusuf)
